Kalau ngomongin Fachra, yang langsung keinget adalah kecintaannya pada medium hybrid. Projek terbarunya? Serial podcast 'Dapur Kosong' yang tayang di platform audio lokal, menggabungkan fiksi audio dengan bincang-bincang santai seputar kultur makanan jalanan. Uniknya, setiap episode dibungkus dengan sound design immersive—kamu bisa dengar suara minyak menggoreng atau sendok ngetok piring, bikin rasanya kayak lagi duduk di warung tenda.
Fachra di sini lebih sebagai konseptor sekaligus host yang nyerocos blak-blakan. Bedanya dengan karyanya sebelumnya, proyek ini lebih personal dan spontan, kayak obrolan tengah malam dengan teman dekat. Yang keren, dia melibatkan pedagang kaki lima beneran sebagai bintang tamu, bukan sekadar pengisi suara profesional.
Ada sesuatu yang segar dari Fachra akhir-akhir ini, dan rasanya seperti angin segar di tengah banjir konten hiburan yang monoton. Dia baru saja meluncurkan proyek kolaborasi dengan seniman indie untuk adaptasi visual novel 'Laut Bercerita' karya Leila S. Chudori—sebuah karya sastra yang sudah lama dinanti-nanti oleh fans untuk dihidupkan dalam bentuk interaktif. Fachra bertindak sebagai creative director, menyatukan elemen ilustrasi moody dengan narasi yang dalam.
Yang bikin project ini menarik adalah bagaimana dia mempertahankan nuansa puitis novel aslinya sambil menambahkan layer interaktivitas yang membuat pembaca merasa lebih terlibat. Misalnya, ada mekanisme 'memori碎片' di mana pemain harus menyusun kembali kilasan ingatan karakter utama. Bukan sekadar adaptasi biasa, tapi eksperimen storytelling yang berani.
Di lingkaran kreator digital, nama Fachra selalu dikaitkan dengan konten eksperimental. Baru-baru ini, dia menggebrak dengan proyek AR 'Jendala'—instalasi digital yang bisa diakses via aplikasi di lokasi-lokasi tertentu di Jakarta. Konsepnya sederhana tapi powerful: scan QR code di tembok kota, lalu muncul cerita pendek tentang penghuni fiksi dari tempat itu, lengkap dengan animasi yang menyatu dengan lingkungan nyata.
Yang bikin project ini istimewa adalah cara Fachra memanfaatkan teknologi bukan sebagai gimmick, tapi sebagai alat untuk menceritakan kisah urban yang sering terlewat. Ada episode tentang penjual koran tua di Gambir yang dialognya berubah tergantung waktu pemindaian—pagi dan malam menawarkan narasi berbeda. Karya kecil yang menyisipkan keajaiban dalam rutinitas.
2026-07-15 16:55:21
9
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Rindu Untuk Farhana
Nelda Friska
10
70.3K
Ketika pasangan mulai mendua, bertahan bukan satu-satunya pilihan. Mengambil langkah pergi dan berpisah, itu yang dilakukan Farhana.
Penyesalan selalu datang belakangan, itulah yang dirasakan Ibra setelah kepergian mantan istrinya. Ditambah sikap Farel, sang putra yang makin membangkang, membuatnya sadar jika ia sangat membutuhkan Farhana.
Akankah Ibra bertemu kembali dengan Farhana? Lantas, bagaimana keadaan sang mantan istri setelah dua tahun mereka tidak berjumpa?
Menikah tanpa cinta yang diakhiri dengan perceraian. Namun, siapa yang mengira setelah bercerai, justru mereka merasa kehilangan dan semakin dekat. Hingga tanpa mereka sadari getaran-getaran cinta itu tumbuh dan timbul rasa saling ingin memiliki.
Akankah mereka bersatu kembali? Atau mereka akan terus hidup terpisah tanpa ada yang memulai untuk mengakui perasaan masing-masing?
~ Pemenang Runner Up (Juara 2) Kompetisi 'Ini Bukan Cerita Dongeng' 2022 ~
Dibuang setelah kematian ibunya secara tragis, hidup Gallen bagai di neraka. Dia bertekad untuk sukses dan menghimpun kekuatan untuk balas dendam.
"Lihat dan tunggu pembalasanku! Akan kutenggelamkan kalian semua hingga ke kerak bumi!"
Dua puluh tahun kemudian, Gallen muncul di perusahaan keluarga ayahnya sebagai Malaikat Kematian dalam wujud seorang cleaning service.
Selamat membaca! Yuk ramaikan kolom review dengan komentar!
Ikuti juga IG @lathifahnur117
Dunia Arimbi Maulida serasa runtuh ketika Nina, sepupunya, membawa buku nikahnya dan mengaku telah menikah dengan Seno Caturrangga, calon suami Arimbi, dua hari yang lalu.
Padahal seminggu ke depan, Arimbi dan Seno akan melangsungkan pernikahan, setelah tiga tahun berpacaran. Undangan pun sudah terlanjur disebar.
Pihak kedua keluarga pun geger. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau Seno dan Nina menjalin hubungan di belakang Arimbi, hingga Nina hamil. Arimbi pada akhirnya mengalah. Ia ikhlas kalau pernikahannya dibatalkan.
Namun, ayah Arimbi tidak setuju. Handoyo meminta pertanggungjawaban keluarga Seno yang telah mempermalukan keluarga besar mereka. Keputusan yang dianggap paling tepat pun diambil, yakni Ganesha Caturrangga, kakak kandung Seno yang belum menikah, diminta untuk menggantikan Seno di pelaminan.
Lantas, bagaimanakah kisah Arimbi selanjutnya? Apakah kejadian mempelai pria yang tertukar ini akan berakhir bahagia atau justru perceraian?
Aku terpaksa menumpang di barak proyek tempat sahabatku bekerja, tetapi kehadiranku justru memancing perhatian sekelompok pria di sana.
Suami sahabatku berniat melindungiku.
Namun, tanpa sengaja dia menyelinap ke dalam selimut dan meraba seluruh tubuhku. Aku yang sudah menjanda selama setengah tahun pun, tak sanggup menahan gejolak yang muncul ....
Baru saja nemu kabar seru tentang Eerna Azurq lewat forum diskusi favoritku. Rupanya dia sedang terlibat dalam produksi game RPG indie bertema cyberpunk yang masih dalam tahap pengembangan. Dari cuplikan konsep art yang beredar, dunia game-nya sangat detail dengan nuansa neon dan dystopian yang kental. Yang bikin penasaran, Eerna disebut-sebut sebagai salah satu penulis narasi utama yang menggarap lore dan karakter kompleks di game ini. Kayaknya bakal ada banyak twist psikologis dan filosofis khas karyanya!
Menurut insider, game ini rencananya akan mengadopsi sistem multiple endings dimana setiap keputusan pemain benar-benar mengubah alur cerita. Eerna juga aktif kolaborasi dengan composer untuk menciptakan soundtrack yang immersive. Jadi nggak cuma story-driven, tapi juga audio-visual feast buat para gamers.
Siapa sangka, di balik sosok Fachra yang terlihat serius di layar kaca, ternyata ia punya hobi unik mengoleksi action figure dari berbagai film superhero. Koleksinya sudah mencapai ratusan, bahkan beberapa di antaranya adalah edisi langka yang dibelinya langsung dari luar negeri. Ia sering menghabisikan waktu luangnya untuk merapikan koleksi tersebut di ruangan khusus di rumahnya.
Yang lebih menarik lagi, Fachra sebenarnya adalah seorang pecinta musik jazz klasik. Ia bisa menghabiskan berjam-jam hanya untuk mendengarkan vinyl koleksinya yang antik. Musik jazz menjadi pelariannya dari kesibukan dunia hiburan. Bahkan, kabarnya ia pernah belajar bermain saxophone selama setahun, meski akhirnya berhenti karena jadwal syuting yang padat.
Ada sesuatu yang bikin penasaran dari sosok Aris Faris belakangan ini. Tahun 2023 ini, dia lagi serius banget ngembangin podcast 'Sama-Sama' bareng suara-suara inspiratif dari berbagai latar belakang. Yang keren, formatnya nggak cuma ngobrol doang — ada segmen eksperimen sosialnya juga, kayak episode 'Jualan Es Teh di Kereta' yang viral itu.
Selain itu, di Instagramnya sering banget muncul konten kolaborasi kreatif sama musisi indie atau seniman jalanan. Kayaknya dia lagi fase eksplorasi konten yang lebih humanis dan deket sama kehidupan sehari-hari. Justru karena nggak terlalu over-produced, malah ada charm-nya sendiri.
Baru saja selesai menonton 'Jujutsu Kaisen 0' dan soundtrack-nya benar-benar menghipnotis! Yoshimasa Terui menciptakan atmosfer yang begitu epik, terutama di adegan pertarungan Yuta vs Geto. Aransemen orkestra campur elektroniknya memberi getaran berbeda—seolah setiap dentuman bass menyentuh tulang rusuk.
Selain itu, sedang mengikuti perkembangan game 'Honkai: Star Rail' yang kolaborasi suaranya dengan HOYO-MiX selalu memukau. Lagu karakter seperti 'Wildfire' milik Kafka benar-benar nempel di kepala berhari-hari. Proyek-proyek semacam ini membuatku semakin apresiatif pada detail produksi audio di balik karya favorit.
Ada beberapa tempat menarik untuk menemukan karya-karya Fachra, tergantung pada preferensi media yang kamu sukai. Jika kamu lebih suka konten visual, coba cek platform seperti YouTube atau Instagram di mana dia sering membagikan video pendek atau ilustrasi karyanya. Beberapa akun fanbase juga rajin mengumpulkan karyanya dalam thread khusus di forum seperti Kaskus atau Reddit.
Untuk yang lebih suka karya tulis, mungkin bisa mencari di platform self-publishing seperti Wattpad atau Medium. Fachra kadang membagikan cerita pendek atau esai di sana. Kalau kamu penasaran dengan proyek kolaborasinya, coba telusuri tagar terkait di Twitter atau TikTok yang sering jadi tempat dia berinteraksi dengan komunitas.