Perceraian selalu jadi magnet kontroversi, apalagi buat publik figur yang image-nya dibangun atas nama keluarga. Reaksi paling kentara sih dari kaum ibu-ibu yang dulunya idolain istri Pak Edward. Forum parenting pada heboh debat panjang soal apakah konten keluarga beneran worth it untuk diumbar. Beberapa youtuber malah curhat dapat DM dari brand yang mau cancel collaboration karena takut kena imbas.
Di sisi lain, warganet yang lebih muda justru pada sinis. Banyak yang ngakakin screenshot endorsement Pak Edward tentang 'rahasia rumah tangga harmonis' yang sekarang jadi bahan meme. Ada juga yang iseng bikin deepfake video pidato cerainya pakai AI voice - viral banget sampe diblokir tim legal mereka. Kasus ini bikin banyak orang mikir dua kali sebelum oversharing relationship di internet.
Dunia maya emang never fail to surprise me soal reaksi mereka terhadap kasus perceraian seleb. Kalau biasanya netizen langsung pada bawa gender war, kasus Pak Edward ini malah lebih banyak bahas sisi komersialisasi hubungan di media sosial. Banyak thread Twitter yang analisis konten-konten mereka pakai teori parasocial relationship - bahwa apa yang kita lihat di layar sering jauh dari realita. Ada yang sampai bikin spreadsheet tracking berapa banyak endorsement yang terancam batal karena skandal ini.
Yang menarik, komunitas marriage counselor di TikTok malah dapat banyak exposure dari kasus ini. Mereka pada bikin konten 'tanda-tanda hubungan tidak sehat' pakai cuplikan vlog Pak Edward yang sekarang dibedah frame by frame. Tapi ya gitu deh, ujung-ujungnya tetep aja ada yang bela salah satu pihak sambil nyebarin screenshot chat katanya 'dari sumber dalam'.
Sosok Pak Edward yang selama ini dikenal sebagai figur keluarga ideal tiba-tiba viral karena konflik rumah tangganya. Banyak yang shock karena selama ini pasangan ini sering jadi contoh di media sosial. Tapi lucunya, reaksi netizen justru terbelah dua. Ada yang nyinyir bilang 'dari duga udah kelihatan palsunya' sambil unggah screenshot konten lama mereka, sementara yang lain malah kasihan dan ribut soal privacy keluarga. Yang jelas, tagar #FamilyGoals langsung pada dihapus dari bio-bio akun fans berat mereka.
Yang bikin makin rame, mantan asisten rumah tangganya sempat buka-bukaan di Twitter Spaces tentang kebiasaan pasangan ini di belakang layar. Netizen langsung pada detective mode, nyambungin dots dari konten-konten vlog mereka yang ternyata banyak staged. Beberapa kreator konten malah jadi bahan becandaan karena dulu sempat bikin video reaction puji-puji hubungan mereka. Sekarang kolom komentar videonya pada penuh meme 'masih percaya cinta?'
2026-07-15 15:47:54
1
Alle Antworten anzeigen
Code scannen, um die App herunterzuladen
Verwandte Bücher
Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai
Elenor
8.5
8.1M
Setelah menikah selama tujuh tahun, Edward tetap saja begitu dingin, Clara hanya bisa menghadapinya dengan tersenyum.
Semua karena dia sangat mencintainya.
Dia juga percaya suatu hari nanti, dia bisa melelehkan es di dalam hatinya.
Akan tetapi pada akhirnya Edward malah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap cewek lain.
Clara tetap bersikeras menjaga rumah tangganya.
Hingga di hari ulang tahunnya, putrinya yang baru saja pulang dari luar negeri, dibawa oleh Edward untuk menemani cewek itu, meninggalkannya sendirian di rumah kosong.
Dia akhirnya putus asa.
Melihat putri yang dibesarkannya sendiri akan menjadi anak dari cewek lain, Clara tidak merasa sedih lagi.
Dia menyiapkan surat cerai, menyerahkan hak asuh anaknya, dan pergi dengan gagah, tidak pernah menanyakan kabar Edward dan anaknya lagi, hanya menunggu proses perceraian selesai.
Dia menyerah atas rumah tangganya, kembali ke dunia bisnis, dan akhirnya dirinya yang sebelumnya diremehkan semua orang menjadi kaya raya.
Akan tetapi setelah menunggu sekian lama, proses perceraian masih tidak selesai. Bahkan, pria yang biasanya tidak suka pulang ke rumah malah berubah menjadi sering pulang ke rumah, dan menjadi makin lengket dengannya.
Setelah mengetahui bahwa Clara mau bercerai dengannya, pria yang biasanya dingin langsung menahannya ke dinding: "Cerai? Nggak mungkin."
Kabur dari pernikahan paksa sang ayah, seorang bos mafia kejam, Marlina menyamar menjadi pria demi bertahan hidup. Ia berhasil menjadi bodyguard pribadi Edward Mahesa, seorang billionaire tampan dan dingin yang ditakuti para mafia.
Marlina mengira ia aman, hingga ia sadar bahwa sang tuan jauh lebih berbahaya dari ayahnya sendiri. Di bawah satu atap, Marlina harus menjaga rahasianya, nyawa tuannya, dan hatinya yang mulai berkhianat.
Saat topengnya terlepas, apakah ia akan tetap menjadi pelindung, atau justru menjadi tawanan sang miliarder?
Dia dijadikan persembahan bagi seorang bangsawan kaya raya.
Cinta dan kasih sayang yang dia impikan hanya fatamorgana untuknya.
Dia ingin berlari dari semua ini sampai dia sadar kalau jalannya untuk lari sudah tertutup dinding air mata keluarganya.
Dia terjebak menjadi istri ketiga dari seorang suami yang hanya menginginkannya melahirkan keturunan saja.
Dia disiksa, dihina lalu dibunuh dengan keji.
Akan tetapi Tuhan rupanya kasihan padanya, dia hidup kembali, dan bertekad akan mengubah takdir hidupnya.
Nurma adalah istri kedua yang baik, justru kehadirannya sangat diinginkan oleh istri pertama, Giska, 27 tahun, wanita yang bisu dan lumpuh semenjak mengalami kecelakaan 3 tahun silam.
Giska menguak pengkhianatan suaminya pada Nurma. Bagaimana ceritanya kalau istri pertama dan istri kedua bersatu untuk menghancurkan suami nakal mereka?
Maharani melepas Fandy karena satu hal dan memilih menerima lamaran lelaki yang tak dicintainya. Akan tetapi, setelah menikah Rani mendapati kenyataan bahwa Fandy tidak jadi menikahi Laila karena satu dan lain hal.
Maharani yang terlanjur menikah dengan Lana merasa dilema. Satu sisi, Lana bertanggung jawab atas dirinya dan disisi lain ada Fandy yang menjadi pemilik hatinya. Sikap Lana membuat Rani merenung dan akhirnya memilih bertahan di sisi Lana.
Namun, kehadiran Renata, wanita dari masa lalu Lana, membuat hidup Rani berantakan. Rani diusir oleh Lana. Ia pergi dengan kondisi yang sedang tidak baik-baik saja. Simak kisahnya..
Diana mengetahui kalau suaminya ternyata telah menikah lagi dengan seorang wanita yang dikenal Diana sebagai ipar dari suaminya. Suami Marisa meninggal dan ibu mertuanya meminta sang suami untuk menjaga dan mengutaman Marisa dan anaknya bersama Mahesa, bahkan lebih gila lagi, suaminya di suruh menikahi Marisa tanpa izin dari Diana.
Diana memilih untuk pergi setelah dia mengumumkan kepada seluruh karyawannya kalau dirinya adalah pewaris satu-satunya dari pemilik perusahaan tempat suami dan selingkuhnya bekerja.
Bagaimana sikap Dani dan ibunya saat tahu kalau Diana adalah pewaris Mahesa Group? Apakah Dani akan menyesal dan meminta maaf pada Diana yang kini memiliki hubungan dengan Erik, pria yang tanpa sengaja berpapasan dengan Diana saat Diana terluka melihat pengkhianatan suaminya dan ipar yang ternyata mantan terindah suaminya dimasa lalu.
Apa yang akan terjadi pada pernikahan mereka? Saksikan terus kisah mereka hanya di good novel, terima kasih.
Pernikahan Pak Edward dan istrinya seperti dua puzzle yang dipaksa menyatu tapi bentuknya nggak cocok. Aku pernah baca artikel tentang mereka di majalah, dan konfliknya mirip banget dengan plot di drama 'The World of the Married'. Masalah utamanya? Komunikasi yang udah mati sebelah. Mereka sibuk dengan karir masing-masing sampai lupa ngobrol dari hati ke hati. Istrinya yang pengusaha katering sering keluar kota, sementara Pak Edward yang dosen lebih nyaman dengan rutinitas kampus. Lama-lama, jarak emosionalnya melebar kayak jurang.
Yang bikin sedih, mereka sebenernya masih saling peduli, tapi gaya ekspresinya beda banget. Pak Edward lebih suka diam-diam ngeladenin, sementara istrinya butuh afirmasi verbal. Aku inget adegan pas mereka bertengkar soal acara ulang tahun anak—itu cuma puncak gunung es. Mereka nggak bisa nemuin common ground lagi, dan perceraian kayaknya jadi satu-satunya jalan buat berhenti saling menyakiti.
Dari pengamatan beberapa sumber yang beredar, sepertinya belum ada pernyataan resmi dari istri Pak Edward mengenai permintaan cerai tersebut. Situasi seperti ini seringkali melibatkan banyak faktor emosional dan privasi yang tidak langsung diungkapkan ke publik. Aku pribadi merasa kasihan jika keluarga harus mengalami tekanan media karena urusan pribadi seperti ini.
Di sisi lain, terkadang ketiadaan pengakuan justru bisa menjadi tanda bahwa ada upaya penyelesaian secara damai. Aku pernah membaca kasus selebriti lain yang memilih diam untuk melindungi anak-anak atau proses hukum yang sedang berjalan. Semoga apapun keputusan akhirnya, kedua belah pihak bisa menemukan jalan terbaik.