Kalau saya jelaskan secara langsung, 'convey' berarti 'menyampaikan' atau 'mengungkapkan'—itu inti yang paling sering dipakai. Kata ini dipakai ketika seseorang ingin membawa sebuah pesan, perasaan, atau informasi dari satu pihak ke pihak lain. Dalam bahasa Indonesia kamu sering menemukannya sebagai kata kerja: menyampaikan ide, mengungkapkan emosi, atau bahkan 'membawa' makna tertentu.
Contoh kalimat (Inggris → terjemahan):
1)
the teacher tried to convey the importance of practice. → Guru itu berusaha menyampaikan pentingnya latihan.
2) Her smile conveyed her gratitude. → Senyumannya mengungkapkan rasa terimakasih.
3) The documentary conveys a strong message about conservation. → Film dokumenter itu menyampaikan pesan kuat tentang pelestarian.
4) It’s hard to convey sarcasm in text. → Sulit menyampaikan sarkasme lewat tulisan.
Sedikit tips dari pengamatan saya: perhatikan konteks—'convey' sering dipakai untuk hal yang bersifat abstrak (perasaan, pesan, arti), bukan untuk barang fisik yang dipindahkan. Kalau benda fisik biasanya kita pakai 'deliver' atau 'bring'. Juga perhatikan struktur kalimat: sering diikuti oleh objek langsung ('convey a message', 'convey emotion') atau diikuti oleh 'that'-clause ('convey that something is true'). Semoga ini membantu saat kamu menemui kata ini di buku, artikel, atau tugas. Saya sendiri suka bagaimana satu kata kecil bisa membawa nuansa yang berbeda tergantung konteksnya.