The Heaven Jail
"A-aku tak mengerti."
Alfonzo mengangguk, ia membawa Gia ke depan sebuah gambar yang penuh dengan nama-nama dan wajah. "Mereka adalah mafia yang cukup berkuasa saat kepemimpinan Papà ku dulu, dan semuanya berprinsip sama. Menghilangkan siapapun yang tau keberadaan mereka. Saat Mamma menikah dengan Papà dia tak tau jika Papà adalah seorang mafia dan saat ia tau jika suaminya seorang kepala mafia maka Papà harus menjalankan prinsip itu. Seorang mafia harus bisa kehilangan sesuatu untuk menebus apa yang ia inginkan, dan Papà sangat mencintai kekuasaan hingga ia tega membunuh Mamma saat umurku sembilan tahun, aku melihatnya sendiri. Dia membunuh Mamma saat Mamma tau jika dia adalah seorang kepala mafia. Prinsip sialan itu membuat Papà ku membunuh wanita yang sangat aku cintai, Gia. Dan aku mengaku, aku jujur kepadamu, aku
dendam kepadanya, aku dendam kepada Papà ku karena menghilangkan Mamma hanya karena prinsip bodoh itu!" desis Alfonzo yang langsung membuat Gua merinding di tempatnya.