09.06
Bibirnya bergetar hebat, wajah pucat pasi, bahkan suhu tubuhnya yang meninggi.
Perlahan, air matanya kembali menetes, seiring rasa sakit di seluruh tubuhnya bercampur menjadi satu.
"Bunda.... Aku mau ikut Bunda."
"DEN?! ADEN TEH GAK APA-APA DI DALAM?!"
Teriakan dari luar yang sejak dua jam yang lalu selalu mengganggu indera pendengarannya, membuatnya kembali menangis.
"Pak, cepat, pak! Anak majikan saya ada di dalam."
Bab Populer