Pria Alfiyah
Syska Nabilaaku ingin ibu pulangsurat untuk anakku di pesantrennot satu satu aku sayang ibuayah aku tidak mau menikah
"Oke Kak, apa kita pernah bertemu sebelum nya?"
"Mungkin, Kamu, bukannya Kamu Anaknya Pak Amar kah? Saya pernah melihat Mu bersama Pak Amar di tempat parkiran." Ucap Iklil sambil menerka-nerka. Saat pertemuan nya dengan Pak Amar, Aini jarang memunculkan batang hidung nya. Paling juga lewat sebentar atau mengintip, yang nantinya ketahuan oleh Iklil.
"Hm.. iya, Aku putri sulung dari Pak Amar, Ayah Ku."
Beliebte Kapitel