Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ALVAREZ

ALVAREZ

Athena, Alvarez is coming! ⛓⛓⛓
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Dia adalah Albara Sabian Wijaya. Laki-laki yang menolong Lily saat dia pingsan di restoran. Sekaligus anak laki-laki yang Lily temui di taman dan memberikannya jepit rambut itu. Lily adalah nama yang tentunya selalu dia ingat. Sosok anak permpuan yang menangis sendirian di taman dan jangan lupakan satu hal bahwa anak perempuan itu sangat cantik. Wajahnya yang bulat, bibirnya kecil dan berwarna pink, serta pipinya yang gembul membuat Bara saat itu menyukai perempuan kecil itu meskipun wajahnya sembab dan matanya memerah karena menangis. Bara tidak menyangka akan bertemu kembali dengannya di sini. Bara bersyukur tidak menolak ajakan papanya untuk bertemu dengan klien di New York.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
Sehangat Dekapan Janda Muda

Sehangat Dekapan Janda Muda

tanya Reina, tatapannya memelas dengan senyum manis untuk membujuk. “Di mana?” tanya Arka lagi. Reina terdiam sejenak mengingat nama tempat yang akan didatanginya nanti malam. “Bar Haze.” Reina menatap Arka yang masih diam. “Bolehkan, Kak?” “Ya.” Arka mengangguk singkat. “Itu bar milik teman kakak.” “Benarkah?” Senyum manis merekah di bibir Reina. Melihat senyum manis wanita di hadapannya, Alvano terpaku. Dia sangat merindukan senyum itu. Namun, pandangannya teralihkan dengan suara Arka yang mengajaknya bicara.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

tanya Aarav “Iya, kau cemburu kan.” Ujar Bora. Lalu Aarav menepikan Mobilnya sampai membuat Bora terkejut. Bora menatap kearah sekelilingnya “Kenapa kita berhenti.” Ujar Bora, Aarav hanya terdiam dan ia memandang Bora “Hmmm aku cemburu.” Ujar Aarav, Bora terdiam saat Aarav mengaku cemburu dengan Elard yang menghubungi Bora tanpa sepengetahuannya
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
My Crazy Man

My Crazy Man

Tbc 💞💞💞  Azura oh Azura. 😂😂😂
1059.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

Mata Ara mengarah ke kertas yang berada di samping vas bunga mini. Ara mendekati kertas tersebut lalu mengambilnya. "Hidup kamu tidak lama lagi, Arabella Dhivanya" Hah? Apa ini?
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

"Ayo, Non." Arinda tersadar dari lamunannya. Dia kemudian mengikuti langkah Robin menaiki undakan tangga menuju pintu masuk mansion. Dia berdiri di sisi Robin yang baru saja selesai memencet bel. Tak butuh waktu lama pintu bercat putih di hadapannya terbuka, menampilkan sosok wanita paruh baya yang Arinda perkirakan usianya di atas lima puluh tahun. Wanita itu pada awalnya terlihat kesal melihat Robin, tapi saat menangkap keberadaannya ekspresi wajah wanita itu seketika tersenyum cerah.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
Jerat Pesona Ayah Anakku

Jerat Pesona Ayah Anakku

Pria itu tiba-tiba bertanya, sampai membuat Kara sedikit memicingkan matanya dengan heran. "Mau apa, Barra? Kau sama sekali belum menawarkan apa-ap—" "Apa kau mau menjadi istriku untuk selamanya, Kara Isabelle? Istri dari seorang Barra Piterson, sekaligus ibu dari calon para adik Arka Alavendra!"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Flashback off Handa mengalihkan pandangannya dan menarik nafas dalam-dalam. Dia menundukkan kepalanya, bulir-bulir bening air mata menetes di pahanya. Handa mengusap air mata di pahanya, dengan sedikit gerakan maju tangannya sudah mengepal, lalu memukul pelan pahanya berusaha memberi kekuatan pada dirinya sendiri. Handa mengangkat kepalanya sambil menarik nafas dalam-dalam, dengan punggung tangannya Handa menyeka air mata yang telah membasahi pipinya, lalu pandangannya kembali beralih keluar jendela menyaksikan pemandangan alam Laut Jawa yang indah. Handa melepas ikatan rambutnya lalu menggunakan ikat rambutnya sebagai gelang di tangan kirinya, ia mulai menyandarkan kepalanya lalu melemparka
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai abara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status