Ku Tentukan Takdirku
Mommy Sea foto lagi rebahan di kamarbau bangkai di kamarfoto bayangan sama pacarkastil terpencil di dalam cermin
Mereka berbicara cukup lama — tentang konsep kerja sama, jadwal pameran, dan bahkan rencana workshop edukasi untuk ibu rumah tangga yang ingin mandiri.
Setiap kali Alya menyampaikan ide, Adrian mendengarkan tanpa memotong. Itu membuatnya nyaman, seperti akhirnya ia berbicara dengan seseorang yang melihat dirinya bukan sebagai sosok yang perlu dikasihani, tapi dihormati.
Di akhir pertemuan, Adrian berdiri, menatapnya dengan hangat. “Kau tahu, Alya, aku benar-benar kagum. Kau bukan cuma bangkit, tapi juga membuat hal yang berarti.”
Beliebte Kapitel