Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senyuman Pandemi

Senyuman Pandemi

Pemuda berambut gondrong itu menunjuk lantai dengan jari telunjuk. Arkana akhirnya menoleh pada arah jari telunjuk Bisma. Namun, hanya lantai kosong yang tersaji pada matanya. Lalu, dia sadar kalau baru saja dipermainkan oleh anak seni itu. Dia pun menghela napas panjang untuk meredakan emosi yang sedikit terpantik. Sebab, meladeni Bisma adalah sebuah kelelahan yang hakiki. Bisma tertawa terbahak-bahak. Dia tak perlu menunggu Arkana memelototinya untuk merayakan keberhasilannya mengakali pemuda berkulit putih itu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Status Palsu

Gara-Gara Status Palsu

"Amiiinnn ...." Bu indarti, Pak Gun, dan Pak Margono serempak mengaminkan ucapan Bu May. Zayen dan Aira sendiri walau dengan suara lirih secara lisan turut mengaminkan, entah dengan hati mereka. Seutas senyum dan anggukan tak lupa mereka suguhkan untuk majikan uang baik hati. Sebagai pertanda mereka bahagia menerima segala kebaikan dari mereka berempat.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

sindir Gaza. Widya melirik Gaza penuh kebencian bagaimana bisa dia mengatakan hal memalukan semacam itu di hadapan banyak orang. Perempuan itu langsung ditarik paksa oleh suaminya. Menjauhi dua bersaudara yang masih terlihat adu mulut. "Sekarang transfer uang yang sudah aku berikan untuk membuka usahamu," kata Ismoyo lembut mencoba merayu sang adik agar mau mengembalikan uang miliknya.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Across : Bayar Aku! (Indonesia)

Across : Bayar Aku! (Indonesia)

bisik Agha, Joya kembali membuka matanya saat kecupan lembut menyentuh kelopak matanya itu. Joya menatap Agha yang telah beranjak dengan mengemut jari tengahnya, sebelum dia tersenyum saat tersadar … Bahwasanya Joya sedari tadi menatapinya. “Kau jadi lebih baik, bukan? Itu, penyembuhan instan dari suamimu ini untukmu,” sahutnya, sembari membuka jas dan kemeja yang ia kenakan.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Cintamu Palsu

Cintamu Palsu

jawab Sarah sembari melemparkan senyuman pada Anita. "Ish males lah. Pasti nanti ujung-ujungnya debat lagi." seru Anita dengan wajah malasnya menunjukkan dia enggan mengobrol dengan Jimi. "Eh emang dikira aku kegirangan apa ngobrol sama kamu Anita. Aku lebih suka ngerayu pujaan hatiku Sarah daripada ngobrol sama kamu," suara Jimi yang tiba-tiba menimpali ucapan Anita.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

gumam pria yang memperhatikan Meera dari jauh, ia tersenyum kemudian pergi dari tempatnya. ******* “Alhamdulillah selesai juga revisinya, semoga ga salah lagi.” Meera mendekap berkas yang baru saja ia print out, dengan senyum mengembang ia meletakkan berkas tersebut ke dalam map kemudian meninggalkannya di meja karena ia harus segera istirahat makan siang.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Save Me Mr. Cool.

Save Me Mr. Cool.

"Dia benar-benar tak memiliki perasaan! Bagaimana bisa dia menghancurkan perusahaan keluargaku? Hanya karena aku tak mendengarkannya? Dan lagi, siapa gadis yang di foto itu?" Xeena bangkit menuju tong sampah dan mencari foto tersebut. Memungutnya dan bergumam pelan. "Ahk, sudah pasti dia lebih cantik dariku. Dan," Xeena tak melanjutkan kata-katanya. Tapi lebih mengamati gadis di foto tersebut. "... dan lebih seksi. Ya, dia cantik dan seksi. Mereka terlihat sangat serasi. Dan Agera terlihat sangat bahagia. Aku baru tahu bahwa dia bisa tersenyum seperti ini. Ahk, ini membuat suasana hatiku jadi kian buruk," "Apa yang kau lalukan? Apa kau punya kebiasaan memungut barang bekas yang telah terbuan
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Mas Agam

Anak Untuk Mas Agam

Begitulah Anes. "Pergilah," kata Agam. Anes langsung merasa lega saat sudah mendapati senyum terbaik Agam. "Aku pasti pulang tepat waktu." Anes mengusap lengan Agam sekali lalu pergi tanpa menoleh lagi. Jika tidak mengingat dia sedang di mana mungkin Agam sudah berakhir dengan beberapa botol alkohol, atau paling tidak berdiam diri di sudut ruangan dan merenungi nasibnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

“Uh … sayangnya aku tak takut, Cantik. AKu tahu kamu agen rahasia. Dari caramu dikawal, aku tahu kamu bukan gadis sembarangan. Dan apakah kamu tahu, pemerintahan di negaramu sedang menuntut kepala rumah sakit itu karena lalai menjagamu dan kamu tahu apa pemicunya? Aku dan timku. Kamu agen rahasia di negaramu, aku juga. Jadi, kalau kamu mau selamat, kamu harus bekerja sama denganku atau aku akan menyingkirkan orang orang di dalam foto ini agar anak buahku singkirkan.” “Jangan!” Lelaki itu tersenyum, lalu mengulurkan tangannya. “Baiklah, kita akan barter dan melakukan banyak perjanjian. Semua syarat harus kamu penuhi jika masih ingin hidup lebih lama. Dan perkenalkan, aku Mr Giant! Agen rahasi
994 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai agam senyum
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status