TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA
Damon pun melangkah maju dan menimpali dengan suara mantap, "Mana mungkin saya berani mempermainkan Panglima? Memang benar usianya muda, tapi kemampuannya di bidang pengobatan luar biasa. Saya sendiri pun kalah jauh."
"Begitu ya?" gumam Tino, makin penasaran.
Saat itu, Yoga maju perlahan, lalu berkata tenang, "Panglima Tino, kalau dugaan saya tidak salah, cedera Anda bukan hanya di kaki. Ada luka dalam lain yang lebih parah sakitnya kadang datang di malam hari, menusuk sampai tak bisa tidur, bukan?"
"Apa?!"
Mata Tino membelalak. Ia menoleh ke Damon dengan curiga. "Damon, jangan bilang kau sudah membocorkan kondisiku padanya?"