Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

Aku mengibaskan darah di tanganku, membuang pisau yang menyakitiku itu ke samping. "Pria yang bernama Wanto itu terkenal sebagai "anak mama", dia hanya menghasilkan 5,6 juta sebulan, ingin menikahi aku tanpa memberikan mahar, tapi aku harus menyediakan rumah dan mobil untuknya, juga menyediakan tempat tinggal untuk kakek-neneknya, orang tuanya, dan tiga kakak perempuannya yang datang dari desa. Aku juga harus melahirkan setidaknya tiga anak laki-laki untuk melanjutkan garis keturunan keluarganya. Pria seperti inikah yang kamu sebut pria baik-baik?"
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

Tepat saat dia sampai di halaman depan, sebuah mobil hitam baru saja melewati gerbang. Dengan senyum sumringah, asisten baru Bara yang bernama Bobi keluar dari mobil dan membungkukan badan memberi hormat. "Selamat pagi, Bos." "Ayo, cepat! Kita berangkat sekarang," ucap Bara seraya membuka pintu mobil hendak masuk ke dalam. "Ngapain buru-buru sih, Bos. Hari ini agenda kita santai, Bos."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

"Kakak bohong, 'kan? Kak Viona cuma berpura-pura, 'kan? Bukannya kalian bilang dia cuma berpura-pura?" Kak Bobby tidak bergerak. Dia tidak merengkuh Nara seperti dulu. Tidak pula menyeka air matanya dengan penuh iba seperti biasanya. Bobby hanya menunduk, menatap tangan Nara yang mencengkeram ujung lengan bajunya. Lalu, dia berkata, "Nara." "Aku ingat, hari itu aku mengatur suhunya di -10 derajat." "Dalam tiga menit saat kau kembali buat mengambil jaketmu."
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Cinta Abu-Abu

Cinta Abu-Abu

Besok paginya kelas XI-A mendadak ribut bahkan sebelum guru datang. “ANJIR SERIUS?!” “Coba liat lagi!” “Akun siapa yang upload?” Hani buru-buru masuk kelas sambil ngos-ngosan. “Kenapa sih pagi-pagi ribut?” Marni langsung menyodorin ponselnya. “Liat.” Di layar terlihat foto semalam. Foto saat Fanya jongkok di depan Brian di tengah hujan. Jelas banget.
142 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Pertama kali pula ia mengamati dengan seksama isi detil kamar lelaki itu. Meja kerja Farid adalah yang pertama sekali menarik perhatian Nayla. Sebagai pria yang tidak banyak bicara, Nayla tidak menyangka Farid memiliki pernak-pernik yang termasuk beragam di mejanya. Ada sebuah jam pasir berhias ukiran huruf Arab tanpa baris yang tidak Nayla mengerti. Huruf latin di benda itu hanya ada satu baris, bertuliskan Kairo, satu-satunya yang bisa Naylabaca. Sebuah bingkai foto berbahan kayu berdiri manis di samping lampu baca model klasik. Bingkai itu memuat foto wisuda Farid bersama tiga orang lainnya yang berwajah ras kaukasia. Hampir seluruh benda di meja itu berwarna mendekati kayu, kecuali sebua
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

“Aku kangen.” ***
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

Ia memberikan spageti yang masih mengepulkan uap panas ke hadapanku. Beberapa jam setelah keberangkatan pria itu, Nara datang ke rumah. Ia masih mengumpat dan memaki saat mengetahui mereka pergi berbulan madu ke Korea. “Br*ngsek banget! Yang begini di bilang nggak niat?! Yang benar aja! Mana ada ke Korea selama seminggu itu cuma direncanain dalam waktu satu hari?! Memang Mas Abrar bisa cuti seenaknya dari kantor begitu aja?” tanya Nara kesal. Menyuapkan sesendok besar spageti ke dalam mulutnya.
9.5148.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

Ujar Wika “Aura?” tanya Bora “Hmm Aura seperti seorang Teman atau lebih.” Ujar Wika Bora langsung tertawa mendengar perkataan Wika, Wika hanya terdiam saat Bora tertawa mendengar perkataannya. “Kau tahu bahwa aku dan Aarav sangat dekat, bukankah aku ke bandung untuk meyakinkannya berbuah hasil dimana aku dan Aarav menjadi semakin lebih dekat.” Ujar Bora
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

"Ngga ada salahnya sih kita coba, toh lebih baik lagi kalau kita tahu bagaimana kondisi kamu sebelum hamil." "Baiklah, terserah Mas saja." Khalid pun memacu mobilnya menuju pasar yang tak jauh dari tempat mereka berhenti sekarang. Perjalanan mereka telah sampai di sebuah pasar khusus oleh-oleh. Banyak pedagang sayur atau makanan khas di tempat itu, seperti buah strawberry, alpukat atau jeruk iris. "Mas suka jeruk?" tanya Aini pada Khalid. Tangannya memegang sebuah jeruk yang berada di dalam keranjang plastik.
1056.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Cupang Di Leher Suamiku

Cupang Di Leher Suamiku

Sebuah pesan terlihat dari layar hp milik Arka. "Tidak, aku sedang senggang." Arka dengan cepat membalas pesan w******p dari Kinara. "Sepulang kerja bisa mampir ke rumah sebentar? aku ingin Kamu mencicipi menu baruku." Kinara tak merasa sungkan menawari Arka menu kue barunya.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai aku baru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status