PENDEKAR PENGUASA BUMI
Suryadharma aku bukan menantu sampahnovel aku bukan menantu sampahtuan muda yang terhinanovel menantu yang dianggap sampah
“Jangan mencoba melakukan hal bodoh. Setiap sudut istana ini dijaga oleh formasi ilahi yang kuat, dan setiap prajurit di sini mampu mengalahkan kultivator Tahap Keabadian tingkat akhir.”
Aksara mengangguk. Ia tahu bahwa ia harus berhati-hati. Ia adalah orang asing di negeri asing, dan setiap langkah bisa berarti hidup atau mati. Ia dan Luna dibawa ke sebuah ruangan yang mewah, dihiasi dengan permadani sutra, perabotan emas, dan lukisan-lukisan dewa-dewa kuno. Jendela-jendela besar menampilkan pemandangan Kota Dewa yang menakjubkan, dengan bangunan-bangunan megah yang menjulang tinggi, dan air terjun energi yang mengalir dari langit.
“Ini luar biasa, Aksara,” bisik Luna, matanya terpaku pada
人気のチャプター