PENDEKAR TAPAK DEWA
Tak lupa ia memberi tabik hormat dengan sekali menganggukkan kepalanya.
Setelah disuguhi dengan berbagai hiburan berupa gantao, Buja Ka’danda (sejenis perang bertombak), Mpa’a Lanca (adu sepak), dan Taji Tuta (Adu Kepala), pajuri pengatur pertarungan memasuki tengah arena sembari mengangkat kedua tangannya untuk menenangkan gegap-gempita dari segenap penonton. Lalu dengan suaranya yang menggelegar dia berpidato, “Segenap warga Negeri Sangiang yang berbahagia, hari ini kita akan menyaksikan tiga tahap pertarungan yang akan dilalui oleh sang calon panglima angkatan perang kita, yaitu Pendekar Tapak Dewaaa...!!”
La Mudu alias Pendekar Tapak Dewa berdiri sesaat untuk memberikan tabik hormat kepa