PELAKOR BERKELAS
Kehadiran Adam mampu membalikkan permainan dalam sekejap mata.
"Kalau begitu, solusinya mudah," ujar Angel, sembari membelai wajah Raka. "Gunakan aku, Raka."
"Apa?"
"Jadikan aku sebagai taruhan."
Raka terdiam. Dia menatap Angel dengan perasaan tidak percaya. "Apakah aku salah dengar? Baby, katakan kalau tadi yang aku dengar itu salah!"
Angel tidak mengatakan apa-apa. Sebagai jawabannya, perempuan itu berdiri dari pangkuan Raka, menyibakkan rambutnya, lalu mengitari seluruh pemain dengan pandangan mata yang tidak bisa ditebak.
Bab Populer