Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlahir Kembali sebagai Seorang Putri

Terlahir Kembali sebagai Seorang Putri

Ternyata dia masih mengingatku! Camille merasa marah pada Anna dan Yuri setelah membaca tulisan pada diary Camille. Keuda orang itu sangat jahat dan bagi mereka, Camille hanyalah lintah yang sulit untuk dilepaskan dari rumah keluarga ini. Camille membuka halaman-halaman awal dari diary dan menemukan sebuah tulisan oleh Camille kecil. ‘Selasa, 19 Januari XXXX Papa membawa seorang wanita pulang ke rumah. Wanita itu sangat cantik dan elegan. Papa mengenalkannya padaku. Namanya adalah Anna Louise. Papa—’
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

Selena menaikkan kedua alisnya. “Sebaiknya kau bersiap, Tuan Rhodes.” Smirk smile tergurat di wajah Selena. Rhodes adalah rekan Sebaste. Orang yang mengendalikan ayahnya. Tentu saja tidak akan Selena biarkan hidupnya tenang. Detik berikutnya gadis itu menguap. Namun, buru-buru ia bereskan denah itu kala mendengar pintu kamarnya diketuk. Setelah rapi, Selena pun membukakan pintunya. Lynne pun berbalik menghadap Selena.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Aku mengangguk, membenahi bajuku sebelum turun dan kembali duduk di sebelah Raka. “Ibu Raina sering mual muntah?” “Hampir setiap pagi, Dok.” Dokter Anna membuka buku KIA––Kesehatan Ibu dan Anak. Ia mencatat sesuatu di sana. “Bu, kita ukur tinggi badan, berat badan, sama lingkar lengan atas dulu. Wina, tolong dibantu ya.” Aku melakukan prosedur yang diminta dokter Anna dengan bantuan suster Wina. Sementara doker Anna mengisikan data dari suster Wina ke dalam buku KIA. Sehabis itu tes HB, dan golongan darah.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

" Mpphh Lee leppass " Arya menatap gadis yang menabraknya, dia Rania Surya Mahendra. Gadisnya, arya melihat Rania dari bawah sampai atas dan dia memfokuskan matanya ke bibir gadisnya yang merah alami, ketika rania ingin beranjak dia langsung mencekal dan mecium rania secara brutal, Arya sudah tidak tangan, badannya terasa panas dan yang dibawah sana juga sudah terasa sesak, terbukti dari celananya yang menggembung menandakan bahwasannya dia sudah siap tempur. " Mphh Le leppass "
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
Cassy

Cassy

Aku hanya bisa membalasnya dengan senyuman dan lambaian tangan juga. Begitulah kebaikan hati Cassy yang sudah terlihat sejak ia kecil, tapi ada satu kekurangannya. Gadis itu pelupa. Aku sampai membuatkannya sebutan 'Amnesia', terutama menyangkut kebaikannya pada Orang lain ia tak akan mengingatnya. Seperti waktu itu, keesokan harinya seperti biasa saja. Mungkin karena banyak yang sudah ia bantu, hingga tak ingat denganku yang memang tak pernah mau menampakkan diriku.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
Gina

Gina

Kedua adiknya benar-benar terkejut dengan reaksi Danan. "Kami tidak tahu mengenai hal ini bang, tapi apa abang tahu kak Gina berada di bawah pengawasan psikolog?" Suara Marva menghentikan tangisan Danan, pria itu menatapnya keheranan. "Kak, kak Gina mengalami depresi dan baby blues." Kini suara Keenan yang terdengar.
102.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Tanya dokter Yasmine. Laila terdiam, merenung, dan lalu berucap, "Laki-laki akan aku beri nama Fernan, dan yang perempuan bernama Filio." 一15 Tahun Kemudian一 Fernan dan Filio masuk sekolah berbeda. 一 Sekolah Enja, SMK 1 一 Dua siswa terlihat di depan Toilet sekolah. "Tadi itu Fernan kan yang masuk ke toilet?"
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Pada akhirnya, aku tetap lebih menyukai masa ini. “Hyde!” Seseorang menyapa saat aku berjalan di lorong menuju kantor Elena. Aku menoleh. Salah satu putri Elena melambai. Grace, putri keduanya. Dia menggunakan seragam Pemburu Artemis—yang berupa setelah membosankan kaus olah raga berwara hijau—yang basah akan keringat. Di tangannya terdapat pegang kayu yang tampak lusuh, terlalu sering digunakan. Rambutnya yang seperti mentega dikuncir tinggi kuat-kuat tanpa poni. Mata Grace menyala-nyala senang. Di antara semua putri Elena, Grace adalah putri Elena yang paling kekanakan.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai annaliese
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status