Dunia yang Sempurna
Laskar_pena sepi ditengah keramaiansepi dalam keramaiansuasana dalam bussedikit cemas banyak rindunya
Alex duduk di kursinya, menatap Rangga dengan ekspresi sulit ditebak.
"Duduk," perintahnya.
Rangga duduk di kursi di hadapan Alex.
"Aku tahu apa yang ada di kepalamu sekarang," kata Alex sambil menghembuskan asap cerutu. "Kau kaget, bukan? Dunia ini lebih keras dari yang kau bayangkan."
Rangga tidak menjawab.
Alex melanjutkan, "Dengar, Rangga. Aku paham kalau kau masih punya hati nurani. Tapi dunia tidak memberi tempat bagi orang yang terlalu banyak berpikir."
Beliebte Kapitel