Dekapan Hangat Sang Bodyguard
Alina duduk merapat di samping Marvin yang kepalanya bersandar lelah di bahu Alina, sementara Arthur duduk di kursi seberang, menatap mereka dengan senyuman hangat seorang ayah.
"Setelah kalian sembuh, Ayah akan menyiapkan pesta pernikahan paling megah untuk kalian di mansion utama," ucap Arthur membuka percakapan, merencanakan masa depan untuk mereka.
"Ayah, tidak perlu semegah itu. Yang penting kita bisa berkumpul bersama seperti ini, bagiku, mendapatkan restu dariku sudah cukup," balas Alina tersenyum manis, jemarinya bertautan erat dengan jemari Marvin.
Bab Populer