Pijatan Nikmat Sang CEO
Tak ada penghakiman, hanya pengertian dan kekaguman.
"Ini yang akan kupamerkan," Arissa akhirnya menunjukkan selembar foto. Potret dirinya berdiri di depan cermin, setengah wajahnya tertutup bayangan, setengahnya lagi tertimpa cahaya. Tangannya menyentuh cermin, seperti berusaha meraih versi lain dari dirinya sendiri.
"Judulnya 'Meeting Myself Again'," Arissa menjelaskan. "Tentang menemukan kembali diriku setelah trauma."