Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Utari

Utari

Dia mulai melihat sekeliling. "Ini dimana? Ini rumah siapa? Bagaimana bisa aku berada disini? Bapak... Ibu...." panggil Utari lirih. "Penyamaranku?" ucap Utari sambil berlari kedepan cermin yang menempel di dinding. Dilihatnya wajah dan tubuhnya yang masih hitam legam bagai orang keturunan Afrika. "Riasanku masih sempurna. Syukurla..." cakap Utari sambil mengelus dadanya. "Aku tidak akan pernah melepaskan riasan ini, aku janji."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

Tak lupa juga Bu Tini menggunakan caping agar kepalanya tidak pusing karena terik matahari. "Ya udah kalau gitu. Hati-hati, Bu." Gayatri, kembang desa yang baru mekar. Mulai menunjukkan pesonanya. Usianya kini sudah delapan belas tahun. Kecantikan yang dimilikinya membuat kumbang-kumbang ingin menghinggapinya. Terik matahari terasa membakar kulit. Gayatri melangkah menuju sawah dengan membawa rantang berisi nasi dan sambal ikan asin. Banyak pemuda maupun orang tua yang memandanginya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Tiba-tiba salah seorang rekan kerja menanyakan tentang kondisi Belda. "Semakin membaik, Tapi jujur saja...." Perta sepertinya terlihat ragu. "Ada apa?" Tanya rekan kerjanya sambil duduk di depan Perta. "Aku sedang butuh seorang art, Karena istriku membutuhkan seseorang yang menemaninya, saat aku tinggal kerja," jawab Perta. "Kebetulan sekali, Aku mempunyai Tetangga yang anak gadisnya berusia 20 tahun, dia itu anak yatim, kalau kamu mau, nanti aku bicara sama tetanggaku itu," ucap Yaris.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

"kita lihat saja seberapa hebat orang itu" Mereka berjalan menemui Artur di depan pendapa yang sedang berbincang dengan beberapa murid baru yang lain. "hai kamu murid baru kesini sebentar aku mau berbincang sebentar denganmu" Artur mendatangi orang yang memanggilnya itu. "Aku Hidan apa kau benar murid yang dibawa oleh guru besar dan di angkat menjadi murid nomer satu itu" "kurasa begitu" jawab Artur dengan tersenyum.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Karena selain cantik, Arita juga wanita yang rajin mengaji dan membantu kedua orang tuanya berjualan di pasar. Yah, ibu dari Arita adalah penjual jajanan pasar yang untungnya pun tidaklah seberapa. Sedangkan bapak Arita berprofesi sebagai petani yang menggarap lahan milik orang lain. Itu pun jika ada yang kosong dan tidak dipakai si pemiliknya.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45.9K kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

"Oh, hai ..." Ratih menyunggingkan senyuman terbaik yang dia punya. Arimbi membuang muka, semampunya mengatur napas yang sudah tidak stabil. Wanita itu akan semakin berani kalau melihat Arimbi ketakutan. Sejak awal mengenalnya Arimbi memang sudah merasakan ada yang tidak beres dengan tunangan Angga. Malangnya dia malah bermain-main dengan api.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Adik Ipar Yang Jadi Suamiku

Artika terhuyung ke depan. *****************
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai arti slowly
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status