Pengantin Remaja: Dijodohkan dengan Pewaris Tahta
Citra terkesima melihatnya.
"Pagi, Non," sapa salah satu ART di rumah itu. "Mau sarapan, Non? Udah bibi siapin, tuh."
"Eng ... iya." Citra mengangguk menatap ART itu. Dilihat dari perawakannya, ART itu berusia separuh abad, tubuhnya tambun, tapi wajahnya yang bulat masih terlihat muda dan segar, ditambah kulitnya yang putih. Dia masih terlihat cantik. "Siapa yang masak?"