Pemuas Hasrat Liar Tuan Mudaku
“Boleh. Asal kamu yang suapin.”
“Iya, Mas.”
Nina mulai memberikan suapan demi suapan ke mulut Bryan. Bryan melahap makanannya sembari menatap wajah cantik Nina tanpa henti.
“Kalau boleh tau, siapa nama kamu, cantik? Kenapa kamu begitu peduli padaku? Apa kamu adikku? Soalnya dari tadi kamu manggil-manggil aku dengan sebutan Mas.”
“Aku istri kamu, Mas. Namaku Nina Anatasya,” jawab Nina.