Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Atlas menatap Ravi dengan bengis, lalu berkata, "Kalau kalian mendekat, aku akan langsung membunuhnya!" "Pak Atlas, karena kamu semarga dengan ibuku, kalau kamu melepaskan pisaumu saat ini, aku bisa membantumu." "Kamu kira aku bodoh? Kalau aku melepaskanmu saat ini, aku yang mati!" Atlas menatap Romeo dan Ravi, lalu berkata, "Kalian siapkan satu triliun sekarang juga! Kemudian, siapkan tiket pesawat dan paspor untukku! Atau aku akan membunuhnya!"
9.7786.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 24.4K fois en tant que atlas one piece
Afficher les avis (158)
Read
+Librairie
Lilis
Mirip dgn grace dan william. Tp utk karakter dingin, sinis dan balas dendamnya lebih suka grace, lebih menggigit, dan tepat sasaran. kalo violet kayak lebih banyak memaklumi. Tapi gak tau juga sih violet selanjutnya gmn, krn baru baca sampe bab 106. Moga2 violet lebih garang lagi ke romeo kedepannya
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Lire tous les avis
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Nomar VII belum terbang, mesinnya masih bergetar rendah di apron tersembunyi. “Seroja sedang menuju Kepulauan Riau! Mereka harus membayarnya sekarang, Alana!” raung Atlas Varma. Dia tidak memakai jas mahalnya. Hanya kaus hitam tipis, dan otot lengannya menegang. Pistol terarah tepat ke kening sandera itu. Dia akan meledak jika tidak melampiaskan amarahnya. Alana masuk ke dalam ruang, menutup pintu kedap suara, wajahnya tanpa emosi. Rasa dingin strategi menutupi ketakutannya atas ledakan kekejian Atlas yang murni.
101.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 54 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Gadis pengubah takdir

Gadis pengubah takdir

Sayangnya ia hanya melihat keranjang dan buah yang sudah berserakan di bawah. Kesatria itu berjongkok dan mengambil secarik kertas yang tertinggal. Ia segera menoleh pada Atlas yang berdiri kaku di tempatnya. "Yang Mulia," panggil kesatria tersebut. "Ayo pergi." Atlas segera berbalik tanpa membiarkan kesatrianya selesai meneliti raut wajah miliknya.
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Tidore menatap horizon, suaranya nyaris berbisik. “Atlas Pact… mereka akhirnya bergerak.” Dari kejauhan, langit berpendar ungu. Sebuah pesawat hitam tak berlogo melintas rendah, menjatuhkan sesuatu — bukan bom, tapi selebaran digital yang terbakar di udara. Tulisan di dalamnya menyala singkat: “The Atlas Pact: One World, One Mind.” Dewi menggenggam selebaran itu yang perlahan meleleh di tangannya.
955 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 31 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Aruna menoleh, menatap Atlas yang sudah mengulurkan uangnya ke pedagang dengan wajah serius seolah sedang menandatangani kontrak bernilai miliaran. Gadis itu mengambil tamagoyaki yang sudah dibungkus, mengangkat salah satu tusuk, lalu menyuapkannya langsung ke mulut Atlas yang berdiri tepat di belakangnya. Atlas menerima begitu saja. Mengunyah. Menelan. Tidak ada ekspresi kejutan, tidak ada keraguan, seolah sudah terbiasa disuapi, padahal ini jelas pertama kalinya.
103.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 118 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Terutama Kalista yang mempunyai unik skill; superposisi. "Kalian berdua cantik ... dan begitu muda. Kehidupan selanjutnya semoga kalian mendapat takdir yang lebih baik," gumam Atlas menatap nanar dua gadis itu dengan mata yang masing-masingnya, memiliki tiga pupil. Atlas menarik lengannya ke atas. Lebih tinggi lagi mengangkat katana merah milik Ben. Sebuah bilah pedang dengan rantai api putih datang menghalangi tepat sebelum tebasannya berhasil membunuh mereka.
9.721.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 452 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Di Hari Aku Meninggalkan Suamiku

Di Hari Aku Meninggalkan Suamiku

Peta-peta kota New York terhampar di meja, beberapa titik ditandai dengan spidol merah. Atlas berdiri di depan jendela besar, membelakangi mereka, menatap ke luar ke arah cakrawala kota yang mulai dipenuhi kerlip lampu. Tangannya yang berurat memegang segelas whiskey tua, namun ia belum menyesapnya. Pikirannya berpacu, mengolah setiap informasi, setiap kemungkinan. "Jadi," kata Atlas, suaranya rendah, tanpa emosi, namun memiliki kekuatan yang membuat setiap orang di ruangan itu menahan napas. "Kita punya tikus yang mencoba melarikan diri dari wilayah kita."
442 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 16 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Menjadi Tawanan Mafia

Menjadi Tawanan Mafia

“Uh, apa-apaan ini? Siapa kau sebenarnya? Ah, ini pasti karena aku menangkap orang yang salah!” Atlas mendengus sambil mengangkat tangannya dengan cepat, dia kelihatannya tak akan memberontak sama sekali karena dia kehabisan ide. Dia terlalu panik karena kesalahan yang dibuat oleh anak buahnya itu. Itu membuat Atlas hanya bisa menghela nafasnya. “Ya, ini karena kau menangkap orang yang salah. Kau akan segera menyerahkan gadis itu padaku atau kau ingin menunggu aku melepaskan satu peluru ini, tepat ke dadamu?”
1067.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.5K fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

Suamiku Sang Miliarder Memilih Cinta Pertamanya Daripada Aku

Ia kembali menatap Alexander. "Kalau begitu..." "...biar aku saja." Pria tua itu mengangkat tangan kirinya. Salah seorang anak buah segera membawa sebuah koper logam hitam. Jonathan membuka koper itu perlahan. Di dalamnya hanya ada satu benda. Sebuah map tua berwarna cokelat. Di sudut kanan atas tertulis stempel merah yang mulai memudar. **PROTOKOL ATLAS**
10372 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 9 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Nara tersenyum lembut. “Karena kamu tidak lagi menggerakkan dirimu.” Ia menatap jalur itu. “Kamu membiarkan kehidupan bergerak melalui dirimu.” Atlas yang Tidak Dicatat, Namun Terjadi Lia kembali membuka atlasnya. Namun kali ini, tidak ada tulisan. Tidak ada simbol. Tidak ada peta. Ia hanya memegangnya. Dan sesuatu yang aneh terjadi.
711 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 28 fois en tant que atlas one piece
Read
+Librairie
Dernier
12
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status