SHANIA
Sang politikus terkemuka, Tuan Brandon Atmaja, pemimpin sebuah partai politik berlambangkan batu merah delima—yang maknanya tak dipahami Shania, dengan hati senang nan antusias menanti kedatangan tamu istimewanya, yakni Shania, yang telah secara khusus membuat janji dengannya. Ini bukan pertemuan politik—yang membuatnya bosan belakangan ini—melainkan pertemuan pribadi yang disinyalir akan menyenangkan mengingat kepribadian tamunya itu juga menyenangkan. Shania, namanya tertoreh di hati sang politikus sebagai seorang arsitek muda yang cerdas, inspiratif, dan inovatif. Kecantikan fisik dan pemikirannya pun unggul dan berjalan beriringan tak saling mengkhianati. Akumulasi semua faktor itu membu
Capítulos em Alta