Benih Papa Sahabatku
Syatizhadinda kirana menikahdinda kirana dan suamicincin di jari maniscincin di jari manis kanan
"Papa enggak mikirin siapa-siapa, Bian. Mungkin karena Papa udah tua, kesehatan juga menurun. Hm, Bianca, Evan, Nida, Papa ucapkan terimakasih banyak kalian udah datang ke sini. Tapi mohon maaf, bukan Papa ingin mengusir kalian. Mata Papa ngantuk sekali. Papa pengen istirahat. Mungkin karena pengaruh obat juga. Makanya sekarang Papa sangat ngantuk."
Yuda beralasan. Entah mengapa, ia sangat tidak suka pada Bianca yang selalu menyudutkan Nida. Jika tak ingat Bianca adalah anak Daniel, ingin sekali Yuda menegurnya.
"Kalau begitu, aku pulang duluan ya, Pa?" Nida yang ingin menghindari Bianca segera berucap, mencium punggung telapak tangan Yuda.
"Iya, Nak. Hati-hati." Pesan Yuda yang tatapannya p
人気のチャプター