Benih Papa Sahabatku
Intonasi suara Bianca standar, tidak tinggi tapi sarat penekanan.
"Aku enggak mau mendengar alasan apapun. Dulu, Anda menyia-nyiakanku. Aku sakit, yang merawat Papah. Mamahku sendiri? tiap malam pesta dan pulang dini hari dalam keadaan mabuk. Dulu, orang yang selalu menemaniku belajar adalah Papah. Mamahku sendiri? sibuk kumpul bersama teman-temannya, pulang membawa banyak goodie bag hasil shopping. Dulu, orang yang dengan setia mendengarkan ceritaku, keluh kesahku adalah Papahku. Mamahku sendiri? Enggak ada perhatiannya sama sekali. Coba aku tanya. Dulu, berapa kali Anda menyapaku? Sehari, berapa kali Anda menyapaku? Atau sekadar memanggil namaku. Berapa kali?" cecar Bianca pada Hesti yang
Bab Populer