Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Benaran Mantan?

Benaran Mantan?

Ucap Naya sambil meminta kembali uang dari Fano "Sorry Stroberi ya, barang yang sudah di tangan gue nggak bisa di kembalikan lagi." "Bahasa Lo Fan, kaya note di market aja, barang yang sudah di beli tidak bisa di tukar atau di kembalikan. Harap periksa kembali barang belanjaan anda."
9.911.7K viewsOn holdAdded to Library 244 Times as bertaruh
Read
+Library
Era Baru

Era Baru

Dia benar-benar tidak berpikir bila pria ini akan membawa sebuah keterampilan yang menakutkan. “Lantas, apakah yang kau tawarkan itu nyata atau kau hanya bermain-main denganku? Asal kau tahu saja, aku tidak begitu suka dibohongi. Jika aku menemukannya, maka jangan salahkan aku bila kau akan melihat lautan darah dan neraka di tempat tinggalmu!!” seru Barata dengan tatapan mata yang dipenuhi niat membunuh serta wajah tanpa ekspresinya.
1057.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bertaruh
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Dosen

Mendadak Dinikahi Dosen

keluh Keira sambil memasukkan sesuap bakso yang lumayan besar ke mulut kecilnya. “Gua ada acara nanti malam. Lo mau ikut nggak?” tawar Satya dengan suara berbisik. “Apa?” tanya Keira dengan gerakan bibir. “Nanti malam ada balapan liar lagi. Taruhannya lumayan gede. Sepuluh juta,” bisik Satya mendekat ke telinga Keira. Mata Keira langsung melotot begitu mendengar uang sebesar sepuluh juta sebagai taruhan kali ini.
1012.4K viewsOngoingAdded to Library 435 Times as bertaruh
Read
+Library
BERTUKAR RANJANG

BERTUKAR RANJANG

Tuan Braja mengernyit. "Maksudmu apa?" tanya Tuan Braja dengan nada hati-hati. Jodi tersenyum. "Kita buat pertaruhan," jawab Jodi mantap. Helend langsung merasakan firasat buruk. Sementara Bara hanya memandang tanpa bicara. "Kalau dalam tujuh hari tidak ada bukti kuat bahwa Bara benar-benar pewaris Arthur..." ucap Jodi sambil sengaja menghentikan kalimatnya.
10441 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as bertaruh
Read
+Library
Nasib calon menantu salah alamat

Nasib calon menantu salah alamat

tanyanya lagi. Perawat itu menganggukkan kepala, ”Mereka main terus taruhan yang kalah dapat hukumannya itu dok.” jelasnya menunjuk ke arah lelaki muda yang sedang berbaring dengan perut yang membesar berisi angin. “Taruhan yang berujung bencana.” ujar Ara memberi komentar sambil menggelengkan kepalanya. # “Wajahmu apa enggak bisa biasa saja?” tegur Embun begitu mengalihkan pandangannya dari layar laptop miliknya.
9.927.9K viewsCompletedAdded to Library 866 Times as bertaruh
Read
+Library
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

“gue minta maaf karena dulu ninggalin lo. tapi ini semua bagian dari rencana yang lebih besar.” “lo pikir kita semua mati? nggak. kita pindah. ke sisi lain dari dunia ini. dunia yang lo baru aja buka gerbangnya.” “dan sekarang… kita nunggu lo.” “buku itu… bukan buat lo tutup. tapi buat lo lengkapin.” tiba-tiba layar jadi statik, dan muncul satu kata dengan huruf merah: KEMBALI.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as bertaruh
Read
+Library
Matchmaking

Matchmaking

Tetapi nadanya terdengar memilukan, seolah memaksakan untuk menang. "Sesuai taruhan, gue menang, gue boleh minta apa aja." Bara mengelap keringat di lehernya menggunakan ujung baju, membuat perutnya yang berotot terekspos jelas di mata semua mahasiswa. Bara berjalan menghampiri Fairel, "Gue mau ngomong sama lo. Ikut gue." Fairel mengangguk, menuruti keinginan Bara sesuai taruhan.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as bertaruh
Read
+Library
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

“Pertaruhan macam apa itu?” Raynar menggeleng kecil, tampak tidak tertarik dengan penawaran Lentera. “Kamu nggak mau?” Lentera memastikan dengan ekspresi mencibir. “Ini adalah cara terbaik yang bisa kita pakai dan aku rasa ini cukup adil.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as bertaruh
Read
+Library
Kissing Partner Sang Tuan Muda

Kissing Partner Sang Tuan Muda

lanjut Berta CEKLEK Kara akhirnya membuka pintu kamarnya dan memeluk sang Ibu. "Tapi bagaimana jika dia marah padaku dan membenciku?" tanya Kara pada sang Ibu. "Ambil kembali hatinya dan ini waktu nya kau yang berjuang. Bara sudah melakukan banyak hal untukmu. Dia layak untuk kau cintai dan kau perjuangkan," ujar Berta yang kemudian tersenyum manis pada Kara. "Hilangkan rasa takutmu dan tunjukkan kepercayaan dirimu bahwa kau bisa kembali mengambil hati Bara. Dan Mama sangat percaya bahwa dia masih sangat mencintaimu. Jangan biarkan dia menjadi milik orang lain. Dia milikmu dan hanya milikmu," kata Berta sembari menangkup wajah cantik Kara.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as bertaruh
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status