Bunga Biru
Feyaacerpen sepotong senja untuk pacarkupuisi sepotong senja untuk pacarkupuisi senja menjelang malam
“Awalnya hanya ingin mencari tempat yang tenang. Tapi kota ini terasa berbeda.”
“Berbeda bagaimana?”
“Saat pertama kali membuka pagar rumah yang saya sewa, seluruh pekarangannya dipenuhi bunga biru. Tidak banyak, tapi cukup untuk membuat saya berhenti beberapa detik. Rasanya seperti disambut tanpa kata.”
Evelune terdiam. Bunga biru selalu punya makna yang tak bisa ia jelaskan pada orang lain.
“Mungkin Fleur d’Azur,” katanya pelan. “Bunga liar yang tumbuh di tanah lembap dekat pesisir. Tidak banyak yang memperhatikannya, tapi ia selalu kembali.”
Beliebte Kapitel