Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

“Dari Om Keren, Mama. Om Keren membelikan banyak maianan. Ada robot, mobil yang Bima bisa kendarai, lalu pesawat terbang, dan masih banyak lain! Om Keren sangat baik sama Bima, Mama!” Bintang terdiam sebentar, mendengar apa yang dikatakan oleh Bima. Wanita cantik itu langsung mengalihkan pandangannya, pada Mbok Inem yang kebetulan berdiri tidak jauh darinya. “Mbok, itu mainan dari siapa?” tanyanya sambil menyerahkan satu porsi kebab untuk Mbok Inem. Dia membeli tiga porsi kebab—yang mana tentu Mbok Inem kebagian. “Bu, ini dari boss ibu. Tadi saat saya di taman bersama Den Bima, kebetulan kami bertemu dengan boss ibu,” jawab Mbok Inem sopan sambil menerima kebab pemberian dari majikannya.
9.319.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Tapi tetap salah Roney karena telah membawa Elang menuju kamuflase kambing congek. "Salah lo sendiri gak bawa buntut" timpal Roney sambil menjulurkan lidahnya. Buntut yang di maksud Roney bukanlah ekor panjang yang biasanya tumbuh di bokong hewan yang sering bergelantungan dan doyan pisang. Maksud Roney adalah Rere. "Oy! Lo yang ngawur bangke. Ngajakin nge-mall pas malem jumat! Berasa jadi babi keluyuran gue"
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
Bintang

Bintang

Ujar Gadis kecil yang bernama Bulan. Bocah laki-laki itu kaget dengan raut wajah membuat Bulan bingung, ada apa? Bulan sengaja menggoyangkan tangan kanan nya yang berada di depan tubuh Bocah laki-laki itu agar dijabat. Mama Ina menyenggol lengan Bocah laki-laki itu agar tersadar dari lamunan nya. “Namaku BINTANG SEBASTIAN DARMAWAN. panggil aja Bintang, nama kita sama, hehe.” Jawab Bocah laki-laki dengan nyengir membuat ketiga para dewasa kaget dengan nya. kenapa bisa?
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
Suamiku Bos Galak

Suamiku Bos Galak

Anna kelabakan, melongokkan kepala, melihat stiker Animasi kesukaannya. "Idih, emangnya kenapa, Bos?" "Jelek! Kayak mukamu! Copot gak?" Perintah Sadam seperti itu hanya mengalihkan pikiran Anna tentang dirinya yang diam-diam memandang sambil tersenyum. "Ya elah, Bos ... cuma stiker doang. Ini juga gak besar, kecil kayak kutil." "Copot stiker atau copot bonus bulanan? Tinggal pilih!" Sadam menyilangkan kedua tangan di depan d4da. Tersenyum puas karena Anna sudah tidak membahas dirinya yang ketahuan diam-diam memerhatikan.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
Berondong Buleku

Berondong Buleku

ucapnya setelah netranya berhasil menangkap restoran dengan papan nama 'Soto Lamongan'. Ia pun masuk, memesan satu porsi dengan nasi dan juga segelas es teh manis, rasanya tenggorokannya kering usai berputar-putar mencari tempat makan ini. Konsep restonya terbuka, di pinggirnya hanya dibatasi kayu-kayu kecil berbentuk pagar, karpetnya berwarna hijau seperti hamparan rumput. Luna bisa melihat sekeliling dari tempat duduknya itu, sesekali ia memeluk dirinya sendiri, ia merasa rendah diri.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

tanya Susan ketika keduanya sudah duduk nyaman di sofa. Eliza mengangguk sambil terus menyimak pembicaraan Susan. "Point dua, Bos Besar mu yang bernama Vico itu bukan penguntit juga bukan psikopat. Tapi dialah yang mengantarmu pulang semalam." "A-apa? Bos Besar yang mengantarku pulang semalam?" Susan mengangguk cepat. Memahami keterkejutan Eliza yang masih belum mengingat apapun tentang semalam.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

****** Bersambung .
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Ini tak dapat dihindari lagi. Wulung akhirnya bangkit berdiri, langkahnya terasa begitu berat. Ia membungkuk dalam, memberi hormat terakhir kepada Mpu Kumbhayoni. “Hamba mohon pamit, Gusti Guru,” ucapnya lirih, nadanya dipenuhi ketabahan yang dipaksakan. Ia tahu, tuntutan pajak atas peziarah dan penutupan vihara hanyalah permukaan dari gunung es permasalahan yang sesungguhnya. Di bawahnya, sebuah pemberontakan besar sedang dipersiapkan dengan segala daya. Gelar “Prabu Boko” yang baru saja ia dengar adalah lebih dari sekadar nama; itu adalah genderang perang yang secara resmi telah ditabuh di atas Pegunungan Sewu, menantang hegemoni Mamatripura, mengancam untuk menumpahkan darah para sanak sa
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai bokong stw
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status