MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN
Jemyadamlirik suami yang kejamluka di hatiluka di hati istrikulirik semakin sayang semakin kejam
Nafas bocah itu memburu, wajahnya berseri.
“Mau bola ini?” suara Chatrine lembut.
“Mauu… bola!” katanya dengan suara masih agak cadel khas anak dua tahun.
Chatrine berjongkok, menatap mata polos itu. Ia tersenyum, menyodorkan bola sedikit, lalu menariknya kembali perlahan, tidak langsung dia berikan. “Kalau Evan mau bola ini, ada syaratnya.”
Anak kecil itu mengangguk ceria, sambil ingin buru-buru mendapat bola. “Aku mau bola!”