AKU MASUK KE TUBUH SAINTESS PALSU
"Jangan biarkan seorang pun mengusikku selama aku berada di sini."
Para pelayan itu menganggukkan kepala dalam-dalam. Usai memberikan penghormatan terakhir, mereka mundur teratur lalu menutup pintu rapat-rapat, memberikan ruang yang sepenuhnya mandiri bagi Saintess mereka.
Mata abu keperakan Seraphina langsung bergerak sibuk, menelusuri deretan rak-rak tinggi yang menampung ratusan buku kuno dan dokumen sejarah. Tidak butuh waktu lama sampai salah satu meja panjang di tengah ruangan dipenuhi oleh tumpukan buku tebal dan gulungan perkamen bergaya usang. Seraphina mencari segala hal yang memiliki keterkaitan dengan corruption, abyss, resonansi throne, hingga mukjizat healing.