Bos Cantik Pemicu Khayalan Nakal
Aku buru-buru menjelaskan, "Semalam aku sudah sampai tahap terakhir, tapi istrimu malah menyiram dengan air. Aku juga nggak bisa apa-apa. Masa aku harus memaksanya supaya nggak membersihkannya dengan air?"
Mendengar itu, ekspresi bos sedikit mereda, tetapi alisnya masih berkerut. "Perempuan itu memang terlalu banyak gaya. Iko, uang ini kamu ambil, malam ini kamu pergi lagi. Kali ini, pakai cara apa pun. Pokoknya kamu harus berhasil! Yang aku mau adalah hasil!"
Melihat uang di meja, aku menelan ludah. Uang bisa membuat segalanya bergerak, apalagi kesempatan seperti ini.
Bab Populer