Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan
Jovita Tantonoumur felixlirik lagu felix hanya rindunovel lelaki tak terlihat kayacerpen 21 pernikahan
"Kau pandai memilih sandaran."
"Aku cari makan dari naluri. Harus pandai mengenali berlian dalam tumpukan kerikil," ujar Brilliant, lidahnya seluwes pikirannya.
Leo melangkah lebih dekat ke depannya. Karena lawan bicara sudah main terang-terangan, ia pun tak berniat berputar-putar. "Terima kasih untuk hari ini. Nanti biar aku yang balas jamu."
Beliebte Kapitel