Eternal Love For Keyra
Karena tak ingin terlibat masalah, adikku berkata,
"Kak, kalo dia nyakitin Kakak atau nge-bully, aku nggak mau ikut-ikutan."
Entah takut atau kenapa, aku saja tak mengerti dengan pola pikir remaja berusia tujuh belas tahunan itu. Ya, aku memang selalu dibully oleh Rey, lantaran mempunyai fisik yang lemah–mudah terserang penyakit.
Rey bertemu, lalu menyapa hangat, "Hai, Ra, udah lama nggak ketemu."
Aku yang sudah ketakutan, tak menjawabnya.
Chapitres populaires