Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Nathan pun langsung mengulurkan tangannya dan di jabat oleh Reno. “Reno Pratama, Aku nikahkan dan kawinkan engkau dengan Adikku Bunga Saraswati Ningsih, dengan mas kawin lima puluh juta rupiah dan seperangkat alat Shalat di bayar tunai.” Reno kemudian menatap kedua mata Vera dan Vera pun mengangguk-angguk kepalanya. “Saya terima nikah dan kawinnya dengan mas kawin yang tersebut tunai.”
2.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 69 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
Binar Kalbu

Binar Kalbu

Lama tidak ada suara, Abbian menengok wajah Rine yang sudah terlelap dengan napas teratur. Rine menunggu Nissa di pos satpam. Tiba-tiba Abbian datang dengan membonceng Nissa. Beberapa pasang mata mengabadikan momen itu dengan berbagai pikiran, tidak terkecuali Rine. Hanya saja dia berpura-pura tidak masalah. Sebelum Nissa mengajak Rine pergi, Abbian lebih dulu berkata, “Rin, tadi gue ketemu Nissa di depan. Jadinya sekalian dibonceng biar lu enggak lama nunggunya.”
2.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 65 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
AMBISI BISAWARNA

AMBISI BISAWARNA

Imbuh sang resi. “Baik, Bopo.” Jawab Bisawarna. Bisawarna lalu mengeluarkan tiga anak panah dari sarungnya dan memasang ke busur yang dia pegang. “Satu anak panah!” ucap Resi Sabda Jati. Bisawarna kaget. “Iya. Aku ingin kamu memanah tiga burung itu dengan satu anak panah saja. Anak panah itu harus tepat menembus sepasang mata burung camar itu.” Imbuhnya.
102.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 64 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
 TIBA-TIBA DIMADU season 2

TIBA-TIBA DIMADU season 2

ujar Bunda dengan wajah serius. "Lihatlah ini Bunda," ucapku sambil meyodorkan benda bergaris dua tadi. Saat menerimanya Bunda cukup heran namun ketika melihat garis 2 Bunda terkejut di mulutnya menganga dan dia nampak terbelalak sekali. Di sisi lain juga ada binar bahagia. "Kamu hamil?" "Hmm," jawabku sambil mengusap air mata.
105.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 187 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
Di Antara Dua Sujud

Di Antara Dua Sujud

Apa dia marah karena aku nggak bilang dia cantik? “Ini adalah Bea Delina, salah satu mahasiswa yang kuliah di Tunas Bangsa. Dia anaknya pintar. Kemarin, dia berhasil mendapatkan penghargaan atas karya tulisnya.” “Bea sudah lama tinggal di sini, ini loh bu Sahara, gadis ini yang menolong anda saat itu.” Ummi menatap Bea dengan ekspresi takjub. Sedangkan aku tidak mengerti dengan ucapan ibu Jubaidah. Menolong? Menolong apa?
Chapitres populaires
102.5K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 64 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

Namun, semua ikut lenyap setelah kasus terungkap. Tak terasa waktu berlalu dan mereka cukup lama bercerita. Akhirnya Rainy menawarkan beberapa model pakaian keluaran terbaru di butiknya. Tara melihat satu per satu dan terkejut melihat harganya. Jika dulu dia akan bebas mengambil dua atau tiga gaun dengan kartu milik mamanya. Maka kali ini wanita itu tak berani. "Yang ini koleksi summer kami, Mbak Tara. Limited edition."
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 91 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

sahut Wunisa. Rendra mempersiapkan dirinya, pusaka bunga wijaya sudah terpasang di dadanya sebagai tameng. Wahini dan Wahiru sudah berada di kedua tangannya. Mereka menatap ke depan dan tampak tubuh Darsima ambruk. Bersamaan dengan itu Ningsih datang dan melihat semua kejadian tersebut lalu merangsek ke dalam dengan berteriak histeris. Jenggala Manik heran melihat ada dua Ningsih dan menggeram marah. Wunisa segera memberi kode kepada Rendra yang sudah bersiap sedari tadi.
102.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 75 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
Sang Ratu Tersembunyi

Sang Ratu Tersembunyi

Namun saat Alex melihat Bosnya merendahkan diri seperti itu, wajahnya langsung makin muram. Dia melangkah menghampiriku, menatapku dari atas dengan penuh penghinaan, dan suaranya penuh ancaman. "Aku akan memberimu dua pilihan sekarang." Dia mengangkat dua jari. "Pertama, berlutut, merangkak keluar dari sini, dan aku akan berpura-pura semua ini tidak pernah terjadi. Kedua .…" Dia berhenti sejenak, senyum kejam terangkat di sudut bibirnya.
4.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 95 fois en tant que bunshinsaba 2
Read
+Librairie
Dernier
123456
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status