Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

Brak! Orang-orang yang tengah mengepung Shunmak—termasuk si lelaki bermata merah—terkejut. Kaki dan tangan sasaran mereka barusan sama sekali tidak terlihat bergerak. Bagaimana cara dia melakukan itu? Tapi, belum selesai pikiran mereka mencerna, tak sampai sedetik berikutnya, ‘sesuatu’ itu meletus. Bum! Gumpalan asap menguar. Asap yang luar biasa tebal. Para penjahat yang berada di dekat bom asap tersebut seketika terbatuk-batuk.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
Tulang wangi

Tulang wangi

Ilustrasi itu persis seperti yang gue lihat sendiri—sosok Mang Sarmin berpose sama. Gue menohok gambar itu dengan jari gemeter, keringat tipis makin terasa. Mata gue menyusuri setiap detail, sambil membaca narasi di bawahnya. Ternyata, sosok itu bernama Raja Arga Dinata, dan harimau putih di belakangnya adalah pembantu setianya. Gue mencoba menafsirkan secara rasional—mungkin macan itu hanya simbol kekuasaan dan ketangguhan Raja Arga, bukan makhluk nyata.
431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

tanya Beng Liong ketika Kao Ceng Lun menghampirinya dengan tertatih-tatih. “Cayhe baik-baik saja, Tayhiap.” “Minumlah pil ini,” kata Beng Liong sambil mengeluarkan pil sakti Bu Tong-pay. “Ah, terima kasih. Cayhe pun membawa sendiri pil buatan ayahanda,” jawab Kao Ceng Lun sambil mengeluarkan bungkusan kecil dari kantongnya. “Aha, pil Dewa Bulan. Bagaimana mungkin sampai aku lupa dengan pil terkenal ini? Keluarga Kao memang hebat,” puji Beng Liong.
9.959.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai butong pai
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Aira
A Masterpiece. Sebuah Mahakarya. Kerinduan membaca kembali karya-karya Sang Master Khoo Ping Ho dan kisah 'Sang Nabi' Kahlil Gibran terobati dengan tuntas. gaya bahasa yang santun, runtut dan lugas, memberi nuansa khas membawa romansa masa silam.... cara penulisan yang dewasa ini jarang dijumpai.
Baca Semua Ulasan
Boneka Tawanan Sang Penguasa

Boneka Tawanan Sang Penguasa

Tidak jauh dari tempatnya berdiri, tambang emas milik keluarga Wibisana tampak sibuk dengan para pekerja yang hilir-mudik, menjalankan tugas mereka tanpa menyadari bahwa dalam hitungan detik, dunia mereka akan berubah selamanya. Bastian merogoh sakunya, mengambil sebuah pemantik kecil dengan tombol merah di tengahnya. Matanya menatap tajam ke arah tambang. “Selamat tinggal, Wibisana.” Dengan satu tekanan jari, tombol itu ditekan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
Bintang

Bintang

Bintang mengeluarkan benda pipihnya bermain game kesukaannya. “BIN, AMBILIN PEMBALUT DI TEMPAT BIASA.” teriak Bulan kencang. “Lo tuh ya, gak ada malu-malu nya sama cowok.” gerutu Bintang yang masih bisa di dengar oleh Bulan. “BODOAMAT, CEPAT.” teriak Bulan lagi.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

tegur pak Pur, bapaknya Diandra pada sang istri yang tengah senyum-senyum baca tulisan anaknya. “Ini lho pa. Di, di tengah keruwetan masih juga mencoba mbikin ibunya senyum,” jawab bu Rarah sambil menyodorkan telpon genggamnya pada sang suami. Kini giliran pak Pur yang tersenyum. Potongan-potongan obrolannya waktu Diandra kecil dan remaja tiba-tiba kembali menjelma. “Nduk, bunga-bunga ini namanya sama, Bakung. Hampir semuanya cantik-cantik,” ucap pak Pur pada Diandra kecil.
880 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
Jatuh dalam Ledakan Cinta

Jatuh dalam Ledakan Cinta

“Tidak. Halaman Bangongshi memiliki gerbang yang lebih terbuka. Ada taman indah disebelah pintu masuk yang penuh dengan bunga.” Acugo menyadari kesalahannya dan dengan cepat membenarkan. “Halaman Bangongshi memiliki empat pintu. Pintu yang Nyonya ingat adalah pintu kediaman militer Jendral Perang Chu Zhao. Sedang yang ini adalah pintu Yaoxing, Milik Bibi Jiang.”
630 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

“Abah Saya datang kemari di beri info dari ki Slamet.” “Ki Slamet?” “Iya, Saya dari Karawang Mbah dengan Lestari.” “Ya, Ki Slamet saya paham, Neng ada rencana apa datang kesini?” “Saya ingin pasang susuk Abah.” “Susuk apa Neng?” “Saya seorang sinden dan penari jaipong abah, kira-kira susuk apa yang pantas buatku?” “Susuk itu banyak Neng, ada susuk kantil, susuk emas atau susuk berlian, semua itu ada tingkatannya untuk membuka aura.”
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Aku sungguh merasa terhina. "Itu adalah vas giok, vas Cina dari zaman Qianlong, itu barang antiq yang langka, 11 miliar adalah harga murah yang aku berikan kepadamu," jelasnya yang tidak langsung aku percaya begitu saja. Bisa saja dia membohongiku. Aku langsung saja mengambil handphone di dalam tasku untuk mengeceknya di internet.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai butong pai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status