Hijrah Cinta Bryan
keluh Sisca terang-terangan, memijat pelipisnya sendiri, seolah sifat keras kepala Zeliya adalah masalah pelik bagi dia.
"Aku dukung-dukung aja, yang penting kamu merasa nyaman," lanjut Sisca, namun sekian detik kemudian, tangannya menepuk lengan Zeliya di depannya.
"Zel, itu... Selena!" pekiknya membuat Zeliya reflek menoleh mengikuti arah pandang sahabatnya. Benar, Zeliya melihat seorang wanita dengan pakaian tipisnya yang memperlihatkan lekuk ceruk leher dan tidak lupa jeans ketat yang mengekspos paha langsing ala model milik wanita itu.
Bab Populer