Beautiful Hurt
"Kita sudah sama-sama dewasa. Lagipula kamu bukan lagi seorang perawan seperti dulu, yang cuma bisa saya cumbu dan rayu sekedarnya, karena saya tidak ingin merusakmu. Sekarang keadaan sudah jauh berbeda. Sebagai makhluk hidup wajar kalau kita memiliki hasrat bukan?Sudahlah, kamu tidak perlu jual mahal, woman. Kamu tidak usah takut. Saya akan memberimu kompensasi sesuai dengan kenikmatan yang saya terima. Semakin puas saya, semakin besar nominal angka yang akan kamu terima. Saya tidak pernah bermain-main dengan kata-kata Saya. Percayalah!"
Sambil berkata seperti itu, tangannya mulai menyingkap gaunku. Aku jadi semakin panik. Jangan seperti ini lagi. Cukup satu kali saja aku mengalami pemaksaa
Bab Populer