Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Tidak ada orang. Hanya ada satu benda tergeletak di lantai, di antara debu dan noda oli. Sebuah pemantik api. Perak. Merek Zippo. Dengan ukiran naga di sisinya. Persis seperti yang kutulis. Dan pemantik itu... menyala. Lidah apinya bergoyang kecil, biru di pangkal, kuning di ujung. Berdiri tegak di lantai, seolah baru saja diletakkan dengan hati-hati oleh tangan tak kasat mata.
731 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

Devina menatap Sena heran. Pegawai tersebut membukakan kotak yang berukuran kecil, kotak tersebut berisi cincin putih dengan desain pesanan keduanya. “Ini sesuai pesanan, cincin emas putih dengan berlian asli dari Eropa. Kami khusus pesankan untuk memenuhi selera Ibu dan Bapak,”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Kalian akan kubekali Pusaka Cermin Benggala Kembar! Pergunakan cermin kembar itu untuk menghancurleburkan siapa saja yang menghalangi langkah kalian! Jangan tanggung-tanggung, dan jangan ragu-ragu! Tak boleh ada lawanmu yang lari dalam keadaan hidup-hidup. Siapa pun yang halangi kalian harus dibunuh! Tak ada kenal ampun sedikitpun, sekalipun terhadap lawan perempuan! Mengerti?" "Mengerti, Ketua!" jawab Doma dan Damu bersamaan. Lalu, sepasang pusaka yang dinamakan Cermin Benggala Kembar diserahkan oleh Siluman Selaksa Nyawa kepada Doma dan Damu. Cermin itu berupa bola kaca yang bertangkai satu jengkal warna hitam tangkainya. Bola kaca itu licin, mulus dan dapat untuk bercermin. Pada bagian a
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 932 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Siap paduka, kami tidak akan membongkar identitas kita apapun yang terjadi” “Bawalah mutiara ini untuk mempermudah tugas kalian. Mutiara ini akan menghitam jika kalian akan menghadapi bahaya, segera menghindarlah jika mutiara mulai menghitam dan mutiara akan kembali berwarna putih setelah kalian aman”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
CERMIN GERBANG CINTA

CERMIN GERBANG CINTA

Setiap langkah di taman itu mengingatkan sesuatu pada Harry, tetapi dia tidak bisa mengingat apa itu. “Pak, di sini Ken pingsan dan ditemukan oleh keluarganya. Rumah ini adalah rumah cermin,” kata Momo sambil membuka pintu rumah itu. “Eh, tidak terkunci?” tanya Harry heran. “Tidak. Rumah ini memang untuk umum. Setiap orang yang singgah di taman ini bisa masuk ke rumah ini dan swafoto seenaknya.” Harry melangkah kaki masuk ke dalam rumah. Tidak ada siapa pun di dalam. Rumah itu penuh dengan cermin yang digantung atau diletakkan begitu saja. Bahkan lantainya pun ada yang terpasang cermin.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Cermin Retak Masa Lalu

Cermin Retak Masa Lalu

Di tengah lautan orang, aku melihat Jesica yang dengan kikuk mencoba berjalan ke depan sambil mengangkat papan bertuliskan, "Selamat Selesai Syuting Susan Kumala." Begitu melihatku, matanya langsung berbinar. Dia berusaha mendekat dengan menggoyangkan tubuhnya yang gemuk sambil berteriak, "Siapa kamu? Namamu siapa? Baru debut, ya? Kamu punya grup penggemar?" Aku menatapnya dengan perasaan yang sangat ironis. Kalau dia tahu bahwa wanita di depannya ini adalah ibunya sendiri, kira-kira bagaimana reaksinya?
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

“Cermin itu, Lana, dianggap sebagai pemberian dari alam gaib, konon dibuat oleh para dukun sakti di masa itu khusus untuk Ratu Sekar Sari. Cermin itu memungkinkan Ratu untuk melihat ke dalam dunia roh, melihat rahasia masa lalu, dan bahkan, seperti yang dipercayai pengikutnya, memprediksi masa depan.” Lana merinding mendengar penjelasan Farah. Cermin yang ada dalam cerita ini terdengar seperti lebih dari sekadar artefak antik. Ada sesuatu yang menghubungkannya dengan kejadian – kejadian di masa kini, kematian Dimas dan kemungkinan bahaya yang menanti siapa pun yang berhubungan dengannya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Xie Tianlan

Perjalanan Waktu Xie Tianlan

Seketika keadaan menjadi hening. Pria berjubah tersebut berjalan mendekati benda yang dibawa oleh para pelayan dan langsung membuka kain hitam yang menutupi benda tersebut, "Tuan dan Nyonya sekalian. Di hadapan kalian saat ini, terdapat benda yang sangat langka. Ini adalah cermin yang bisa memantulkan bayangan sepenuhnya, sangat jelas dan jernih. Dibuat oleh pengrajin legendaris dari Dataran Utama." Tianlan hanya bisa tersenyum dalam hati. Bagaimana bisa mereka melebih-lebihkan cermin biasa seperti itu, sungguh dunia yang aneh.
9.947.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Jalan Sunyi sang Pendekar

Jalan Sunyi sang Pendekar

ucapnya, seolah tak percaya. “Jika kau masih tidak percaya, aku akan menunjukkan buktinya padamu.” Zhu Xiehun mengeluarkan artefak legendaris berupa cermin dari cincin penyimpanannya. “Ini adalah Cermin Bayangan Takdir,” jelasnya seraya menunjukkan sebuah cermin raksasa dengan bingkai berwarna keemasan. Cermin itu mengambang di udara. “Ini adalah artefak legendaris yang mampu memperlihatkan takdir yang telah terjadi dengan memanfaatkan bayangan orang yang terlibat dalam takdir itu.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Misteri Di Balik Mata

Misteri Di Balik Mata

Di mana cermin itu? “Di sini,” Farhan berbisik, menunjukkan ke arah ruangan di belakang. Mereka berlari menuju ruangan itu, dan di sana, di sudut, berdiri sebuah cermin besar dengan bingkai kayu tua yang dikelilingi debu. Suci menghampiri cermin itu, merasa ada tarikan yang kuat. “Ini pasti cerminnya,” gumamnya, mendekat untuk melihat lebih dekat.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai cermin diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status