Pengantin Dewa
----
Sosok laki-laki berdiri bagai batu di sudut aula megah itu, mengenakan pakaian pelayan berwarna abu-abu, Mata pemuda itu menatap lurus ke arah altar, terpaku pada pengantin perempuan yang berwajah pucat dan bermata sayu itu berjalan, mendekati sosok laki-laki yang sudah menunggunya di ujung altar.
Lantunan nyanyian yang mengiringi setiap langkah menggema, namun hanya satu suara yang bergema di telinga pemuda itu, detak jantungnya sendiri.
Melati, gadis yang pernah menjadi miliknya, kini menjadi milik lelaki lain, pengantin dari dewa kematian yang kejam.
Sikat na Kabanata