ISTRI KONTRAK SANG CEO DINGIN
arselaawarung kopi arjunapart time cafe salatigapap malam minggu di cafenama cafe lucu
Konfrontasi Sang Tuan Besar
Tuan Wijaya meletakkan sebuah amplop cokelat di atas meja, tepat di samping gelas wiski Arkan yang sudah pecah.
"Aku sudah hidup cukup lama untuk mengetahui mana musuh yang menyerang dari depan, dan mana ular yang mematuk dari dalam selimut," ucap Tuan Wijaya tenang namun mematikan. "Arkan, kamu memimpin perusahaan besar, tapi kenapa matamu begitu buta oleh amarah?"
"Kek, aku melihatnya dia di ranjang dengan Ferdy! Pakaiannya berantakan!" seru Arkan frustrasi.