Velvet Bloodline
Cloudberrypertarungan sengit binatang buasberapa ronde untuk malam pertamagambar petarung jalananbersinggungan
Cairan emas sampanye itu tumpah, meresap ke karpet, persis seperti tetesan teh herbal yang pernah tumpah sebulan lalu.
Kesia.
Ia berdiri di sana dengan gaun sutra gading yang melambai, persis seperti gaun tidurnya di malam musim panas Moskow itu. Tidak ada amarah. Hanya ketenangan yang sanggup membekukan darah.
"Malam yang indah untuk sebuah perayaan, bukan, Emilia?" suara Kesia mengalun lembut, sehalus beludru, persis nada bicaranya sebelum ia meneguk racun di depan mata Emilia.
Beliebte Kapitel