DENDAM
Rias Ardaniceo cantik milik si satpambapak satpamlembur malam di kantor
Mamah menatap lekat kearahku.
"Raka, Mamah takut kehilangan Papah!" lirihnya, terisak pelan.
"Mah, sudah ya! Jangan berpikir macam-macam. Kita doakan saja, semoga Papah segera di beri nikmat sehat kembali."
Mamah menyeka pelan air matanya, melihat kepala Papah yang kini kena perban. Sebab mengalami luka robek, akibat pingsan di kamar mandi tadi.