Broken
“Ya udah, om antar.”
“Eh... enggak usah, om. Aku bisa sendiri, kok,” tolak Reina.
“Gak, gak. Om gak kasih ijin kalau kamu sendirian.” “Ta—tapi, aku kan cuman—“ Belum selesai gadis itu berbicara, Vian segera memotong perkataannya. “Gak, gak boleh. Teman-teman kamu benar, bahaya kalau kamu sendirian. Buktinya, waktu om tinggal kamu di rumah sakit yang rame itu, pas om kembali kaki kamu udah patah,” jelas Vian
Chapitres populaires