Tawanan yang Menawan
Rambut hitamnya yang terurai hingga bahu dikepang rapi dengan pita emas, wajahnya yang tegas namun ramah memancarkan kecerdasan alami seorang calon pemimpin.
"Hidup paduka dari Kerajaan Wanawaron," seru Daneswara, sementara Candra Damar membungkuk dalam kepada Dewi Kirani. "Selamat datang, Tuan Putri," ucap pangeran itu, matanya berbinar.
Dewi Kirani membalas hormat dengan anggun, sementara Panglima Amita dan Adiwidya berdiri kokoh di belakang Arunya. "Karta Loka sungguh memesona," bisik Kirani.
Sikat na Kabanata