Tolong Perlahan, Dokter Nate!
"Lalu? Apa profesinya? Pengacara? Arsitek? Bankir?"
Nathan menelan ludah. "Dia penulis, Pa."
Alis tebal Gunawan terangkat satu. "Penulis?"
"Ya. Penulis novel. Dia berbakat, lulusan london, cerdas, dan—"
Gunawan mengangkat tangannya, memotong ucapan Nathan dengan gestur yang meremehkan. Ia menyandarkan punggungnya ke kursi kulit yang besar, menatap Nathan dengan tatapan kecewa yang terang-terangan.