Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Office Hour!

Office Hour!

Say Hello - Ardhito Pramono Sofia Narestya Sepagian ini, kurasa dewi fortuna sedang malas melihat wajahku. Telat bangun, water heater yang tiba-tiba tak berfungsi, baju yang belum kusetrika, dan lipstick nude kesayanganku patah.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
A DEAL

A DEAL

tanya Argha cepat. "Dare." "Cium pipi Lyana." Lyana membelalakkan matanya tak percaya. Dare seperti apa ini? "Lo apa-apaan sih?" sahut Alisa tak terima dengan dare yang diberikan Argha. "Nggak apa-apa. Ini kan cuma dare." "Tapi nggak harus cium pipi juga. Ini di sekolah, kalau yang lain li―" Cup. Lyana mematung seketika. Sebuah kecupan singkat mendarat di pipi kanan Lyana. Lyana tidak tau apa yang harus ia lakukan sekarang. Ardhan benar-benar melakukan dare dari Argha.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
Dream come true

Dream come true

ucap rekan kerja Sekar mengusap dadanya dengan menghela napas panjang. "Rese kamu. Aku ini bukan lagi kerasukan tapi lagi meratapi masa depanku yang suram," sahut Sekar sewot. Rekan kerja Sekar terkekeh geli melihat raut wajah cemberut Sekar. "Hello world, coba kasih tahu aku alasan masa depanmu suram hanya karena melihat Bu Arleen jalan bersama Bu Zeya. Jangan-jangan kamu lesbi ya," tebak rekan kerja Sekar.
9.53.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
Dear You

Dear You

“Enggak apa-apa. Karena gue udah ngelupain itu.” Ya jelas lo lupa. Karena lo enggak inget, Tania. Kalau lo inget, lo bakalan mengucapkan ribuan terimakasih sama gue karena sebenernya gue sama sekali enggak melakukan hal itu sama lo meskipun gue sangat ingin melakukannya. Lo harusnya memberi gue sanjungan selangit karena berhasil menahan hasrat gue untuk tidak melakukan apapun sama tubuh terbuka lo waktu itu.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
Tersandung Cinta Tuan Muda

Tersandung Cinta Tuan Muda

Beberapa anak kecil bermain di kejauhan, dan seorang ibu muda tertawa saat putranya jatuh lalu bangkit lagi. Naira teringat satu kalimat dalam surat Adrian: > “Jika aku bisa kembali ke masa lalu, aku ingin jatuh cinta padamu tanpa kontrak, tanpa batas. Tapi jika masa depan kita masih ada, aku siap menjalaninya sebagai pria yang belajar dari kesalahan.” Air mata menetes lagi, tapi kali ini bukan karena luka—melainkan karena hati yang mulai pulih. **
972 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
Our Promise

Our Promise

gumam Juna di sela-sela pergolakan batinnya. *** Seorang gadis berseragam SMA berjalan seorang diri melewati jalan setapak. Ia menerima sebuah panggilan. "Ah ... manis sekali~. Aku suka jika kau menurut seperti ini, Juna Sayang." "...." "Kenapa? Kau coba mengancamku? Cih! Kau tahu 'kan apa yang bisa kuperbuat lebih dari yang kau kira."
8.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

Sungguh Marcus tidak pernah menyangka disini Lexa lah yang paling rapuh disbanding dirinya. “Shh… Alex… look at me..” Marcus menangkup wajah Lexa yang berlinang air mata. Menghapus air mata dengan kedua ibu jarinya. Tatapan mereka saling beradu. Marcus membawa salah satu tangan Lexa menyentuh dada Marcus. “Kamu merasakan detak ini?” yang dijawab dengan anggukan Lexa. “My heart and heart are completely yours alex .. you no longer need to fear that I will leave you ... you are my life in the future and you are my sun forever ... and my words when I was in the house of my ashes, I seriously said it alex. I want you to be my wife later. I'm sorry that I didn't propose to you because I realized t
1011.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
PROMISE

PROMISE

Namun sekarang dia merasa, bahwa saatnya telah tiba. FLASHBACK ON Thomas sedang berjaga-jaga, hari ini adalah perayaan ukang tahun Chiara yang ketiga, yang akan diadakan di kapal pesiar milik Arthur, yang dia hadiahkan untuk cucu satu-satunya. Saat melewati salah satu ruangan yang pintunya sedikit terbuka, Thomas kendengar pembicaraan tiga orang. “Lenyapkan anak itu, lempar saja dia ke laut.”
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
UNFINISHED PAST

UNFINISHED PAST

"Makasih infonya ya Bi, aku pikir aku gak akan tau, karna ini adalah masa lalunya Mas Arsen. Tapi, meski sakit, aku ingin mengenal Mas Arsen lebih jauh walau dengan mengarungi masa lalunya." "Ingat Non, Non mungkin tidak ada di masa lalunya Den Arsen, tapi Non Yasmin adalah masa depannya. Sebelum pergi, jangan lupa untuk berpamitan sama Den Arsen ya." ucap Bi Narti yang membuat Yasmin tersenyum sekaligus bingung. "Tapi Bi, aku malu." "Ehh ... gak usah malu apalagi takut, Non kan istri sah, tunjukkin kalo Non masa depannya Den Arsen."
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai dear future
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status