Summer Pieces
Allein Giossampai dirumah aku menangiskunci aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagibila kubuka matakulirik kulangkahkan kakiku
Dan ia menenteng satu tas merah di pundak.
“Ayo, kita berangkat!”
“Tunggu dulu, mom bisakah kau memotret kami, please?” rengek Summer pada ibunya.
“Tentu, sayang. Oke, semua tersenyum!” Ia mulai menghitung dan satu kilatan menghambur pada pose kami
Aku, Mr. Dezel, dan Summer. Dengan gaya kami masing-masing sesuai kostum kami. Dan Mr. Dezel tentu saja dengan senyum lebarnya merangkul aku dan putrinya.
Beliebte Kapitel