Oleh-oleh dari Mertua
Nyemas Sarifah Riyantocerita pacar minta nenencerita malam pertama nikah mudacerpen nikah muda dengan musuhcerita meremas susu pacar
Kembali terasa manis.
"Jadi ... bagaimana aku bisa menunggu kalau gak tahu pastinya, Mas, sampai kapan?" Kuolah kalimat mempertanyakan kapan dia sampai menjadi lebih diplomatis, agar tidak digoda lagi.
Dia terkekeh, sepertinya paham jika aku mempermainkan kata, "Kalau tidak delay, sore sudah sampai, Sayang. Kalau delay, ya, sampai malam."
"Ya, sudah. Aku tunggu, Mas, sampai malam."