Dear Dirga
Jantungnya berdegup kencang, tapi kali ini bukan karena petir.
Dirga menarik diri tiba-tiba, menggosok wajahnya dengan kasar. "Tapi gue enggak akan. Karena lo belum siap. Jadi jangan goda gue, Nay."
Naykilla diam membatu. Baru kali ini dia melihat sisi Dirga yang seperti ini—panas, gelap, dan... berbahaya.
"Tidur," perintahnya sekali lagi, kali ini lebih lembut.
Capítulos em Alta