Pesugihan Kandang Bubrah
Dingin menjalar ke punggungnya.
“Bayangan saja,” gumamnya, mencoba menenangkan diri. "Aku tidak punya waktu untuk ini." Dia menghela napas panjang, lalu melanjutkan perjalanannya.
Saat tiba di tengah hutan Srengege, Arif melihat Mbah Mijan berdiri di bawah pohon besar yang menjadi tempat ritual. Di dekatnya, seorang perempuan tua yang mengenakan kain lusuh duduk sambil membakar dupa. Itu adalah Mbah Niah, pendamping ritual yang sering disebut-sebut sebagai penjaga sisi gelap hutan.